Polda Metro Bantah Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Sindikat Etomidate

JAKARTA — Polda Metro Jaya bergerak cepat meredam isu yang menyeret nama Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan. Dalam keterangan resmi yang dirilis sore ini, institusi itu memastikan AKP Pardima...

Jul 28, 2026 - 02:46
0 0
Polda Metro Bantah Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Sindikat Etomidate

JAKARTA — Polda Metro Jaya bergerak cepat meredam isu yang menyeret nama Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan. Dalam keterangan resmi yang dirilis sore ini, institusi itu memastikan AKP Pardiman tidak tersangkut peredaran gelap etomidate. Kabar miring itu dinilai sebagai fitnah yang berpotensi merusak integritas penegak hukum.

Bantahan Tegas dari Divisi Propam

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya telah melakukan serangkaian pemeriksaan internal. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun bukti yang mengaitkan sang perwira dengan zat anestesi yang kerap disalahgunakan itu. "Yang bersangkutan bersih. Tidak ada transaksi, komunikasi, maupun pertemuan dengan jaringan pengedar," tegas seorang pejabat Propam yang enggan disebut namanya.

Isu ini mencuat setelah beredar informasi liar di kalangan wartawan bahwa ada oknum polisi di Tangsel yang diduga menjadi beking peredaran etomidate. Zat yang sejatinya dipakai untuk prosedur medis ini belakangan masuk radar BNN karena efek halusinogeniknya yang mirip narkotika golongan berat. Polda Metro menegaskan bahwa mereka justru tengah gencar memburu sindikat pemasok etomidate ilegal, dan AKP Pardiman berada di garis depan operasi tersebut.

Kronologi Serangan Isu

Bibit fitnah bermula dari penangkapan seorang kurir di kawasan Serpong dua pekan lalu. Saat diinterogasi, kurir itu menyebut inisial "P" sebagai salah satu kontaknya. Beberapa pihak langsung mengaitkan inisial itu dengan Kasat Narkoba Polres Tangsel tanpa verifikasi. Padahal, penyidik sudah mengonfirmasi bahwa "P" yang dimaksud adalah seorang bandar kelas teri berinisial Pardi—bukan perwira berpangkat AKP.

Polda Metro Jaya menyayangkan lemahnya tabayun sejumlah media. "Jangan sampai pemberitaan prematur menghancurkan karier aparat yang sedang bekerja keras memberantas narkoba," ujar Kabid Humas dalam konferensi pers virtual. Ia menambahkan bahwa Polri saat ini tengah membangun citra transparan dan tidak akan menoleransi siapa pun yang melindungi kejahatan narkotika, termasuk jajarannya sendiri.

Komitmen Zero Tolerance

Kasus ini menjadi momentum bagi Polda Metro untuk menegaskan kembali prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran etik anggota. Semua personel yang terindikasi terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun backing, akan langsung diproses pidana dan diberhentikan secara tidak terhormat. "Tidak ada kompromi. Siapa pun dia, kalau terbukti, akan kami tindak tegas," kata Dirkrimsus dalam kesempatan terpisah.

Sementara itu, AKP Pardiman sendiri memilih untuk tidak banyak berkomentar. Lewat sambungan telepon, ia hanya menyampaikan bahwa dirinya fokus pada pengungkapan laboratorium gelap etomidate yang diduga beroperasi di perbatasan Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor. "Tugas saya jelas: tangkap bandar, selamatkan generasi muda," ucapnya singkat.

Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi. Polda Metro membuka posko pengaduan bagi siapa pun yang memiliki informasi akurat tentang peredaran etomidate. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lingkungan Polres Tangsel dilaporkan tetap kondusif dan operasi pemberantasan narkoba terus berjalan tanpa hambatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User