SURABAYA, Beritatercepat.com — Tingkat kepedulian masyarakat Kota Surabaya terhadap aksi kemanusiaan menunjukkan tren yang sangat positif. Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Surabaya melaporkan rata-rata kunjungan dan partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darah kini menembus angka 12.000 orang setiap bulan. Angka ini mencerminkan tingginya kesadaran warga Surabaya dan sekitarnya dalam membantu sesama.
Ketersediaan stok darah yang melimpah ini berperan krusial dalam menyuplai kebutuhan medis harian di puluhan rumah sakit rujukan, baik di wilayah Surabaya maupun jaringan fasilitas kesehatan di Jawa Timur.
Lonjakan Partisipasi dan Ritme Layanan Harian
Untuk mencapai target belasan ribu kantong darah per bulan, PMI Surabaya mengoptimalkan layanan stasioner di kantor pusat UDD PMI Jalan Embong Ploso serta memaksimalkan armada bus donor darah keliling (mobile unit). Setiap harinya, fasilitas PMI melayani sekitar 350 hingga 400 pendonor dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja profesional, hingga anggota komunitas.
"Animo masyarakat Surabaya sangat luar biasa. Angka 12 ribu pendonor per bulan ini tidak hanya menunjukkan solidaritas sosial yang kuat, tetapi juga membantu kami menjaga stabilitas stok darah dalam kondisi aman dan siap pakai kapan pun dibutuhkan rumah sakit," ujar perwakilan manajemen UDD PMI Surabaya.
Alur dan Manajemen Distribusi Stok Darah
Pengelolaan stok darah di PMI Surabaya menerapkan standar keamanan dan kendali mutu yang ketat sebelum didistribusikan ke fasilitas medis. Proses ini mencakup beberapa tahapan sistematis:
- Pemeriksaan Kesehatan Awal: Calon pendonor melewati skrining ketat mencakup pengukuran tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), dan riwayat kesehatan.
- Uji Saring IMLTD: Setiap kantong darah yang terkumpul melalui proses uji saring Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) dengan teknologi modern untuk mendeteksi virus seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, dan Sifilis.
- Pemisahan Komponen Darah: Darah utuh (whole blood) diolah menjadi komponen spesifik seperti sel darah merah pekat (PRC), trombosit (TC), dan plasma beku segar (FFP).
- Penyimpanan dan Distribusi Rantai Dingin: Produk darah disimpan dalam suhu terkontrol sebelum dikirim ke rumah sakit rujukan seperti RSUD Dr. Soetomo dan rumah sakit swasta lainnya.
Strategi Menjaga Konsistensi Pasokan Darah
Tingginya angka pendonor tidak lepas dari integrasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor yang terus digalakkan. PMI Surabaya memanfaatkan sistem notifikasi digital untuk mengingatkan pendonor rutin yang telah memasuki siklus donor berikutnya.
- Kemitraan Korporasi dan Kampus: Pelaksanaan donor darah massal secara berkala di pusat perbelanjaan, universitas, dan gedung perkantoran.
- Fasilitas Layanan 24 Jam: Pelayanan donor darah dan permintaan darah darurat dibuka sepanjang waktu tanpa henti.
- Edukasi Generasi Muda: Sosialisasi berkelanjutan mengenai manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh pendonor itu sendiri.
Dengan manajemen yang terintegrasi dan antusiasme warga yang konsisten tinggi, PMI Surabaya optimis pemenuhan kebutuhan transfusi darah di Jawa Timur dapat terus terjaga tanpa mengalami krisis pasokan.
PMI Kota Surabaya sukses mengelola stok darah secara optimal berkat partisipasi aktif masyarakat yang mencapai 12.000 pendonor setiap bulan. Ketersediaan darah ini disalurkan untuk kebutuhan medis darurat di berbagai rumah sakit Jawa Timur. Simak laporan selengkapnya di Beritatercepat.com!
Comments (0)