Pezeshkian Tegaskan Program Rudal Iran Tak Bisa Ditawar, Singgung Nasib Gaza
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan tegas bahwa program rudal balistik negaranya merupakan garda pertahanan mutlak yang tidak bisa dinegosiasikan dalam kondisi apa pun. Ia bahkan
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengeluarkan pernyataan tegas bahwa program rudal balistik negaranya merupakan garda pertahanan mutlak yang tidak bisa dinegosiasikan dalam kondisi apa pun. Ia bahkan menyamakan konsekuensi jika Iran tidak memiliki senjata tersebut dengan kehancuran yang dialami Gaza.
Dalam kunjungan kenegaraan ke Pakistan, yang saat ini memainkan peran sebagai mediator utama dalam perundingan tidak langsung antara Teheran dan Washington, Pezeshkian melontarkan perbandingan yang tajam. Ia menyebut bahwa tanpa daya gentar rudal, Iran akan menjadi sasaran empuk bagi agresi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Jika rudal yang kita miliki untuk pertahanan kita tidak ada, Israel dan Amerika Serikat akan menghancurkan Iran seperti Gaza, tanpa ampun kepada yang tua maupun yang muda," ujar Pezeshkian.
Pernyataan tersebut merujuk pada situasi di Jalur Gaza yang mengalami kehancuran masif akibat serangan militer. Pezeshkian menegaskan bahwa kekuatan pertahanan merupakan harga mati yang tidak akan dikompromikan oleh Teheran di meja perundingan mana pun.
Kunjungannya ke Pakistan berlangsung di tengah upaya intensif untuk mengakhiri konflik yang meluas di kawasan Timur Tengah. Islamabad memposisikan diri sebagai jembatan komunikasi krusial antara Iran dan AS. Namun, di hadapan mitra diplomatiknya, pemimpin Iran itu tetap menunjukkan sikap keras terkait kedaulatan persenjataan negaranya.
"Kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan siapa pun, dalam keadaan apa pun, tentang kemampuan pertahanan kami," tambahnya, dilansir dari laporan media kami pada Rabu (24/6/2026).
Pernyataan Presiden Iran ini menegaskan posisi Teheran yang tidak ingin mengulangi skenario pelemahan militer yang dianggap dapat mengundang invasi eksternal. Dengan menyinggung Gaza sebagai contoh dampak dari ketidakmampuan pertahanan, Pezeshkian ingin mengirim pesan kepada komunitas internasional bahwa program rudal Iran merupakan elemen fundamental dalam strategi pertahanan nasionalnya.
Informasi selengkapnya mengenai dinamika diplomasi ini tetap akan diulas oleh tim redaksi Beritatercepat.com.
Comments (0)