Penusukan Acak Tangerang, Dua Korban Luka, Pelaku KM Ditangkap
BARU SAJA — Aksi penusukan acak mengguncang wilayah Tangerang, menewaskan? Tidak, melukai dua warga yang tengah beraktivitas di ruang publik. Pelaku berinisial KM kini sudah diamankan aparat, namun ...
BARU SAJA — Aksi penusukan acak mengguncang wilayah Tangerang, menewaskan? Tidak, melukai dua warga yang tengah beraktivitas di ruang publik. Pelaku berinisial KM kini sudah diamankan aparat, namun kepolisian masih memburu kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Insiden mengerikan ini terjadi pada Jumat sore di kawasan padat penduduk sekitar Tangerang. Menurut keterangan saksi mata, pelaku tiba-tiba menghunus senjata tajam dan menyerang orang secara membabi buta tanpa motif jelas. Dua korban yang terluka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, satu di antaranya dilaporkan mengalami luka serius di bagian dada.
Kronologi Serangan Brutal
Pukul 16.30 WIB, KM yang diketahui merupakan warga sekitar tiba-tiba berteriak dan berlari menghampiri pejalan kaki. Tanpa peringatan, pelaku menusukkan senjata tajam jenis pisau belati ke arah korban pertama yang sedang menunggu angkutan umum. Saksi mata, Rudi (42), mengatakan, “Dia seperti kerasukan, saya langsung lari menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong.”
Korban kedua terkena sabetan di lengan saat mencoba melerai. Beruntung warga sekitar dengan cepat bergerak, melumpuhkan KM menggunakan kayu dan bambu sebelum polisi tiba. Kedua korban, yang identitasnya masih dirahasiakan, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Tangerang.
Pelaku Ditangkap, Motif Masih Gelap
Kapolres Metro Tangerang Kota mengonfirmasi penangkapan KM dalam konferensi pers darurat tadi malam. “Pelaku berinisial KM, usia 28 tahun, sudah kami amankan. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk menggali motif,” ujarnya. Polisi belum merilis riwayat kejiwaan pelaku, namun dari pengamatan awal, KM diduga mengalami gangguan psikologis berat.
Pihak kepolisian menyita satu bilah pisau belati sepanjang 22 sentimeter yang dipenuhi bercak darah. Barang bukti itu kini sedang diuji di laboratorium forensik. Sementara itu, KM ditahan di sel isolasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Penyelidikan Meluas, Polisi Cari Korban Lain
BREAKING: Dalam pengembangan kasus, polisi menduga ada lebih dari dua korban. Hal ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang melihat KM sempat mengejar beberapa orang sebelum berhasil ditundukkan. “Kami membuka posko pengaduan bagi warga yang merasa menjadi korban atau menyaksikan kejadian ini. Silakan segera melapor untuk memperkuat penyelidikan,” tegas Kapolres.
Tim Densus 88 dan Jatanras diterjunkan untuk memastikan peristiwa ini tidak terkait jaringan teror, meski indikasi awal mengarah pada aksi pelaku tunggal dengan gangguan jiwa. Meski begitu, warga diimbau tetap siaga dan tidak panik, serta segera menghubungi call center 110 jika menemukan hal mencurigakan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Tangerang berangsur kondusif. Patroli kepolisian diperkuat di titik-titik keramaian, termasuk terminal, pasar, dan taman kota. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial juga berkoordinasi untuk memberikan pendampingan psikologis bagi para korban dan saksi trauma. Update selanjutnya akan kami sampaikan setiap perkembangan terbaru dari ruang penyidikan.
Baca juga:
Comments (0)