Pemulihan Aceh: 94% Jalan Daerah Kembali Berfungsi, Mobilitas Pulih

BANDA ACEH — Satuan Tugas Pemulihan dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mengonfirmasi bahwa 94 persen jalan daerah di Provinsi Aceh telah kembali berfungsi setelah bencana dahsyat melumpuhkan akses darat ...

Jul 28, 2026 - 05:35
0 0
Pemulihan Aceh: 94% Jalan Daerah Kembali Berfungsi, Mobilitas Pulih

BANDA ACEH — Satuan Tugas Pemulihan dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mengonfirmasi bahwa 94 persen jalan daerah di Provinsi Aceh telah kembali berfungsi setelah bencana dahsyat melumpuhkan akses darat beberapa waktu lalu. Pencapaian ini menandai tahap kritis dalam pemulihan konektivitas dan roda ekonomi masyarakat.

Konektivitas Darurat Kembali Pulih

Berdasarkan data mutakhir Satgas PRR, dari total ribuan kilometer jalan daerah yang rusak akibat bencana, lebih dari 9 dari 10 ruas kini bisa dilalui kendaraan. Perbaikan difokuskan pada pengaspalan darurat, pembukaan jalur alternatif, dan pengerasan bahu jalan untuk memastikan distribusi logistik tidak terhambat.

“Ini bukan sekadar angka. Kami ingin memastikan bahwa warga di pelosok kembali terhubung dengan pusat layanan kesehatan, pasar, dan sekolah,” ujar pejabat Satgas PRR melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (28/7).

Fokus Ganda: Jalan dan Jembatan

Sasaran utama percepatan rehabilitasi adalah infrastruktur jalan dan jembatan. Separuh dari total jembatan yang putus sudah berhasil disambung menggunakan jembatan Bailey dan struktur sementara, sehingga memutus isolasi puluhan desa terpencil.

“Pendekatan kami adalah menyasar simpul-simpul kritis. Setiap jembatan yang kami bereskan langsung membuka akses bagi minimal tiga gampong,” tambahnya. Satgas menargetkan seluruh jembatan rusak berat bisa dilalui paling lambat dua pekan ke depan.

Dampak Langsung ke Ekonomi Warga

Berfungsinya kembali jalan daerah memberi napas bagi pasar tradisional dan usaha kecil. Komoditas hasil pertanian seperti kopi, nilam, dan pala dari dataran tinggi kini kembali mengalir ke pusat perdagangan. Harga bahan pokok di pelosok yang sempat melonjak drastis mulai menunjukkan penurunan seiring pulihnya rantai pasok.

Pedagang di Pasar Peunayong, Banda Aceh, mengaku volume pasokan komoditas dari pedalaman sudah mendekati normal. “Sebelumnya barang terlambat tiga hari, sekarang sehari saja,” kata seorang pedagang.

Target Berikutnya: Infrastruktur Permanen

Meski 94 persen jalan telah berfungsi, Satgas PRR menekankan bahwa status “berfungsi” masih bersifat darurat. Perbaikan permanen dengan konstruksi beton dan aspal hotmix akan segera dimulai setelah seluruh akses darurat terbuka penuh. Pemerintah pusat telah mengucurkan dana tambahan untuk rekonstruksi jangka menengah.

“Kami tidak lengah. Jalan yang sekarang bisa dilalui belum tentu aman saat hujan deras. Karena itu, tim teknis terus melakukan survei dan perkuatan lereng di titik rawan longsor,” pungkasnya. Masyarakat diimbau tetap waspada dan melaporkan setiap kerusakan jalan yang muncul akibat cuaca ekstrem susulan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User