Pemegang Saham Setujui Pembagian 50% Laba Bersih

Jakarta - PT TIMAH (Persero) Tbk mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 656,8 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Bu

Jul 08, 2026 - 06:25
0 0
Pemegang Saham Setujui Pembagian 50% Laba Bersih

Jakarta - PT TIMAH (Persero) Tbk mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 656,8 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut laporan yang diterima media kami, Direktur Utama PT TIMAH (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro, menyampaikan bahwa nilai dividen tersebut mewakili 50% dari total laba bersih perusahaan. Pada tahun buku 2025, emiten dengan kode saham TINS ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,31 triliun.

"Kami menetapkan rasio pembayaran dividen sebesar 50% dari laba bersih. Sisa laba akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan untuk menopang rencana pengembangan usaha dan memperkokoh struktur permodalan perusahaan," jelas Restu Widiyantoro dalam keterangan resminya.

Dengan demikian, dari total laba bersih yang diraup, sebesar Rp 656,8 miliar akan langsung dinikmati oleh para pemegang saham, termasuk pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas. Sementara itu, sisa laba sekitar Rp 653,2 miliar akan diakumulasikan ke pos saldo laba ditahan.

Strategi Ekspansi dan Penguatan Fundamental

Keputusan untuk tidak membagikan seluruh laba sebagai dividen ini mencerminkan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara imbal hasil kepada investor dengan kebutuhan pendanaan internal. Manajemen PT TIMAH menegaskan bahwa dana yang ditahan tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung program pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Alokasi laba ditahan ini diyakini dapat memperkuat struktur keuangan perusahaan di tengah dinamika industri pertambangan global. Langkah ini juga sejalan dengan upaya perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional di masa mendatang.

Kinerja positif PT TIMAH sepanjang tahun buku 2025 tidak terlepas dari berbagai inisiatif strategis yang dijalankan perusahaan, termasuk optimalisasi rantai pasok dan transformasi digital di sektor operasional. Capaian laba bersih Rp 1,31 triliun ini menjadi salah satu indikator keberhasilan manajemen dalam menjalankan strategi korporasi di tengah tantangan pasar komoditas global.

Pembayaran dividen ini akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku, dengan memperhatikan hak-hak para pemegang saham yang tercatat pada tanggal cum date yang akan ditetapkan kemudian. Dengan fundamental keuangan yang solid, PT TIMAH optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan kinerja pada tahun-tahun berikutnya sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User