Pembongkar Makam di TPU Grinting Brebes Ditangkap, Ternyata Pelakunya ODGJ

Kasus pembongkaran makam yang sempat menggegerkan warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian berhasil mengungkap identita

Jul 06, 2026 - 13:41
0 0
Pembongkar Makam di TPU Grinting Brebes Ditangkap, Ternyata Pelakunya ODGJ

Kasus pembongkaran makam yang sempat menggegerkan warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang pria dengan gangguan kejiwaan atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Makam almarhumah Toniah (56) yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat menjadi sasaran aksi tidak terpuji tersebut.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, pelaku diketahui berinisial HP (33) dan merupakan warga Desa Grinting sendiri. Penangkapan terhadap HP dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan intensif menyusul laporan dari pihak keluarga korban yang merasa resah atas kejadian tersebut.

Kronologi Pengungkapan dan Kondisi Pelaku

Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi, memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus ini. Menurutnya, hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan mental. "Dari hasil pemeriksaan serta keterangan orang tua dan warga, yang bersangkutan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," terang Afandi kepada awak media pada Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, AKP Afandi menjelaskan bahwa dugaan tersebut tidak hanya didasarkan pada keterangan lisan semata. Pihak kepolisian telah mengantongi bukti pendukung berupa surat kontrol pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga Tegal. Dokumen ini memperkuat status kesehatan mental pelaku yang memang telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan jiwa tersebut. Keluarga pelaku juga membenarkan bahwa HP memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan tengah dalam masa pengobatan.

Respons Pihak Keluarga dan Masyarakat

Pengungkapan fakta bahwa pelaku merupakan seorang ODGJ menimbulkan respons beragam dari masyarakat sekitar. Pihak keluarga almarhumah Toniah menyatakan kelegaannya atas pengungkapan kasus ini, meskipun harus menerima kenyataan bahwa motif di balik aksi tersebut berkaitan dengan kondisi kejiwaan pelaku. Sementara itu, keluarga pelaku mengakui bahwa HP memang memiliki gangguan jiwa dan seharusnya berada dalam pengawasan ketat, terutama terkait kepatuhan mengonsumsi obat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan dan pengawasan terhadap anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Pihak kepolisian dan pemerintah desa setempat diharapkan dapat bersinergi untuk memberikan pendampingan kepada keluarga pelaku serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Kasus ini kini tengah dalam penanganan lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek kesehatan mental pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User