Pekerja Asing Panik, Tiga Rekan Tewas di Gorong-gorong Cipayung
BREAKING NEWS — Tiga pekerja asing tewas mengenaskan di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis sore (10/7/2026). Insiden tragis ini dipicu aksi heroik dua korban yang berusaha...
BREAKING NEWS — Tiga pekerja asing tewas mengenaskan di dalam gorong-gorong di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis sore (10/7/2026). Insiden tragis ini dipicu aksi heroik dua korban yang berusaha menolong rekannya yang pingsan.
Kepanikan melanda area proyek saat satu pekerja tiba-tiba ambruk di dalam saluran air sempit tersebut. Bukannya menunggu bantuan profesional, dua rekan kerja langsung masuk menyusul tanpa perlengkapan keselamatan memadai.
Kronologi Kejadian
Saksi mata, Andi (31), menceritakan detik-detik mencekam itu. "Sekitar pukul 15.45 WIB, saya dengar teriakan minta tolong. Lalu dua orang langsung masuk gorong-gorong. Beberapa menit kemudian, semuanya hening," ujarnya dengan nada gemetar.
- Korban pertama (inisial A, 27) pingsan saat memeriksa saluran
- Korban kedua dan ketiga (inisial B, 30, dan C, 28) masuk menyusul
- Ketiganya tak kunjung keluar hingga 10 menit kemudian
- Rekan di luar baru menyadari ada bahaya dan memanggil tim darurat
Evakuasi Penuh Risiko
Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur tiba 15 menit setelah laporan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena ukuran gorong-gorong hanya 80 sentimeter. Tim harus mengenakan alat bantu pernapasan mandiri (SCBA) untuk masuk.
"Kadar oksigen di dalam sangat rendah. Kami mendeteksi gas beracun," ujar Komandan Regu Damkar, Suparno. Ketiga korban dievakuasi pukul 16.45 WIB dalam kondisi tidak bernapas.
Tim medis dari Puskesmas Cipayung yang sudah siaga langsung menyatakan ketiganya meninggal dunia di lokasi.
Dugaan Penyebab Kematian
Polisi menduga kuat ketiga korban keracunan gas beracun. Gorong-gorong tempat mereka bekerja minim ventilasi dan terdapat endapan lumpur yang mengeluarkan gas metana dan hidrogen sulfida.
Fakta penting:
- Korban tewas: 3 orang, seluruhnya pekerja asing
- Lokasi: gorong-gorong proyek drainase Cipayung
- Penyebab sementara: keracunan gas dan kekurangan oksigen
- Waktu kejadian: Kamis, 10 Juli 2026 pukul 15.45 WIB
- Evakuasi selesai: 16.45 WIB
Kapolsek Cipayung AKP Rudi Hartono mengatakan pihaknya masih mendalami insiden ini. "Kami akan periksa standar K3 dan kemungkinan kelalaian," tegasnya.
Peringatan Keselamatan
Insiden ini menjadi tamparan keras bagi dunia konstruksi. Bekerja di ruang terbatas (confined space) seperti gorong-gorong memerlukan izin khusus, alat pelindung, dan pemantau gas. Fakta bahwa dua korban nekat masuk tanpa perlengkapan menunjukkan lemahnya kesadaran keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah ketiga pekerja asing telah dibawa ke RSCM untuk autopsi. Proyek drainase tempat mereka bekerja dihentikan sementara.
Comments (0)