PARKIR LIAR PICU MACET DI CAWANG, DISHUB TERAPKAN PARKIR ON THE STREET

Beritatercepat.com, Jakarta - Kemacetan parah yang kerap melanda Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, akhirnya mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mengambil langkah tegas. P

Jul 06, 2026 - 13:50
0 0
PARKIR LIAR PICU MACET DI CAWANG, DISHUB TERAPKAN PARKIR ON THE STREET

Beritatercepat.com, Jakarta - Kemacetan parah yang kerap melanda Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, akhirnya mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mengambil langkah tegas. Parkir liar yang tidak terkendali di sepanjang ruas jalan tersebut dinilai sebagai biang keladi utama kepadatan lalu lintas yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan setiap hari. Menjawab persoalan itu, Dishub resmi menerapkan sistem parkir di badan jalan, atau dikenal dengan istilah parkir on the street, pada titik dan jam-jam tertentu guna menertibkan pelanggaran yang selama ini marak terjadi.

Menurut pantauan tim di lapangan, banyak kendaraan yang parkir melebihi kapasitas dan mengabaikan baris parkir yang telah ditentukan. Akibatnya, lebar efektif jalan menyusut drastis dan arus kendaraan dari kedua arah tersendat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Sudin Perhubungan Jakarta Timur bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dishub DKI menjadi garda terdepan dalam menjalankan sistem baru ini.

Kajian Setahun dan Uji Coba Bertahap

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengungkapkan kepada awak media kami bahwa penerapan parkir on the street bukanlah keputusan instan. "Solusi penerapan parkir on the street ini sudah melalui kajian mendalam selama satu tahun terakhir. Kami mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari volume lalu lintas, kebutuhan parkir di kawasan pertokoan, hingga dampak sosial ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar," ujarnya di lokasi, Selasa (18/5/2026).

Harlem menambahkan, uji coba sistem ini sebenarnya sudah pernah digelar dalam rentang waktu Februari hingga November 2025. Hasil evaluasi dari masa uji coba tersebut menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada tingkat kelancaran lalu lintas, meskipun masih ditemukan sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesadaran dan disiplin pengendara. "Kami tidak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga pada edukasi kepada masyarakat dan pengelola parkir informal yang selama ini beroperasi tanpa izin," jelas Harlem.

Pembayaran Digital QRIS Mulai Diuji

Sejalan dengan upaya modernisasi, Dishub DKI juga melakukan terobosan dalam sistem pembayaran parkir dengan mengadopsi teknologi digital. Uji coba pembayaran parkir menggunakan QRIS telah dilakukan pada Februari 2026. Langkah ini diharapkan memangkas kebocoran pendapatan parkir sekaligus memberikan transparansi dan kemudahan bagi pengguna jasa parkir.

"Uji coba QRIS pada Februari 2026 berlangsung cukup baik. Ke depan, seluruh titik parkir on the street akan menerapkan sistem non-tunai ini untuk memastikan akuntabilitas dan meminimalkan kontak fisik antar petugas dan pengguna," kata Harlem.

Warga dan pengguna jalan setempat menyambut positif inisiatif tersebut, namun tetap berharap pengawasan konsisten dilakukan. "Selama ini parkir liar benar-benar bikin macet, apalagi kalau sudah sore. Semoga dengan aturan baru ini lalu lintas lebih lancar," ucap Andi, seorang pengemudi ojek daring yang sering melintas di kawasan Cawang.

Dishub menegaskan bahwa bagi kendaraan yang tetap membandel dan parkir di luar area dan waktu yang ditentukan, sanksi tilang serta penderekan akan diterapkan tanpa pandang bulu. Sistem parkir on the street ini akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam mengurai kemacetan di salah satu titik tersibuk di Jakarta Timur tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User