Sep 18, 2026
Hukum

PALANGKA RAYA — Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Karhutla yang Gugur

Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, saat Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, me

PALANGKA RAYA — Wapres Gibran Temui Keluarga Petugas Karhutla yang Gugur

Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, saat Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, melangkah masuk untuk memberikan penghormatan terakhir. Akhmad Rizani merupakan salah satu pejuang garis depan yang gugur saat bertugas mengatasi keganasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan Kalimantan. Kunjungan kerja Wapres di sela-sela peninjauan bencana ini menjadi simbol nyata bahwa negara memberi apresiasi tinggi atas pengorbanan jiwa para garda terdepan.

Kehadiran pimpinan nasional tersebut bukan sekadar agenda protokoler belaka, melainkan bentuk penegasan atas dedikasi almarhum yang mempertaruhkan keselamatan diri demi melindungi masyarakat dari ancaman bahaya kabut asap dan kerusakan lingkungan. Dalam pertemuan yang penuh ketakziman tersebut, Wapres menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam secara langsung kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.

"Saya menyampaikan duka cita mendalam. Saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla," ungkat Wapres Gibran dengan nada emosional saat menemui keluarga almarhum pada Kamis, 10 September 2026.

Bentuk Penghormatan Atas Pengabdian Tanpa Batas

Pengorbanan almarhum Akhmad Rizani menegaskan kembali betapa tingginya risiko yang harus dihadapi oleh para petugas pemadam karhutla di lapangan. Menghadapi kobaran api yang melahap lahan gambut kering serta paparan asap pekat beracun membutuhkan keberanian luar biasa. Wapres menegaskan bahwa pahlawan lingkungan seperti almarhum patut mendapatkan tempat terhormat dan perhatian penuh dari pemerintah.

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Wapres Gibran juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan jajaran petugas pemadam karhutla yang masih aktif berjuang di garis depan. Ia mendengarkan aspirasi, mengevaluasi kendala operasional di lapangan, serta memberikan dorongan moral agar para petugas tetap semangat namun senantiasa waspada dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.

Analisis Risiko dan Manajemen Keamanan Petugas Lapangan

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, khususnya pada kawasan gambut, memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan kebakaran vegetasi biasa. Titik api sering kali berada di bawah permukaan tanah (ground fire), yang sewaktu-waktu dapat menyembur ke permukaan akibat tiupan angin kencang dan merambat secara cepat. Oleh karena itu, faktor keselamatan personel harus menjadi prioritas absolut dalam strategi pemadaman.

Faktor Risiko Utama Dampak pada Petugas Fokus Evaluasi & Mitigasi
Asap Pekat & Gas Beracun Gangguan pernapasan & pandangan terbatas Penyediaan APD standar respirasi tinggi
Kebakaran Gambut Bawah Tanah Risiko terperosok & terperangkap api Pemetaan sensor thermal & pemantauan drone
Dehidrasi & Kelelahan Ekstrem Penurunan fokus dan stamina fisik Manajemen rotasi shift & pasokan medis ketat

Instruksi Khusus Wapres: Keselamatan Petugas Adalah Prioritas Utama

Dalam kesempatan dialog tersebut, Wapres menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) perlindungan personel. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak boleh mengabaikan keselamatan jiwa para pekerja di lapangan yang berada di garis terdepan.

Wapres menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta relawan masyarakat yang tak kenal lelah memadamkan titik-titik api sejak awal mula kebakaran terdeteksi.

"Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Namun, saya tegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para petugas di lapangan harus tetap menjadi perhatian paling utama," pesan Wapres menegaskan komitmen pemerintah.

Langkah taktis yang digariskan Wapres mencakup kepastian ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, jaminan layanan kesehatan berkala bagi petugas yang terpapar asap, serta dukungan logistik yang cepat di area-area terpencil. Pengorbanan almarhum Akhmad Rizani menjadi momentum evaluasi besar bagi perlindungan para garda terdepan penjaga ekosistem Indonesia, agar setiap jiwa yang berjuang memadamkan api dapat pulang kembali ke rumah dengan selamat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User