NEW DELHI — Prabowo Desak QRIS Segera Berlaku di India

BREAKING — Presiden Prabowo Subianto langsung menghantam pedal gas dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Satu pesan tegas d

Jul 08, 2026 - 06:41
0 0
NEW DELHI — Prabowo Desak QRIS Segera Berlaku di India
BREAKING — Presiden Prabowo Subianto langsung menghantam pedal gas dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Satu pesan tegas disampaikan: integrasi QRIS di sistem pembayaran India harus dipercepat. Tidak ada basa-basi, tidak ada penundaan. - Target Realistis: Uji coba konektivitas QRIS-UPI (Unified Payments Interface) dijadwalkan mulai kuartal III-2025, dengan implementasi penuh sebelum akhir tahun. - Dampak Langsung: 1,2 juta wisatawan Indonesia ke India per tahun dan 650 ribu turis India ke Indonesia bisa bertransaksi tanpa tukar uang tunai. - Nilai Transaksi: Potensi volume pembayaran lintas batas ini ditaksir mencapai USD 2,3 miliar dalam tiga tahun pertama, menurut proyeksi Bank Indonesia. - Panggung Diplomasi: Pertemuan berlangsung di Hyderabad House, New Delhi, di sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 khusus ekonomi digital (22–23 Juni 2025).

Kronologi: Dari Salam hingga Kesepakatan 15 Menit

Detik-detik pertemuan memperlihatkan gaya khas Prabowo: cepat, lugas, dan berorientasi hasil. Dalam waktu kurang dari seperempat jam, kedua pemimpin mencapai kata sepakat untuk mengeksekusi rencana yang sebenarnya sudah dirintis sejak 2023.

  1. 10.45 waktu setempat: Prabowo tiba di Hyderabad House, disambut PM Modi dengan jabat tangan hangat dan sesi foto singkat.
  2. 10.52: Kedua delegasi duduk. Prabowo langsung membuka pembicaraan dengan poin utama: “Kita harus hilangkan hambatan pembayaran antara kedua negara.”
  3. 10.57: Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan peta jalan teknis integrasi QRIS-UPI. Data lalu lintas wisatawan dan volume perdagangan bilateral ditunjukkan.
  4. 11.02: PM Modi merespons positif. Ia memerintahkan Reserve Bank of India (RBI) dan National Payments Corporation of India (NPCI) untuk membentuk tim teknis gabungan bersama Bank Indonesia dalam 30 hari.
  5. 11.08: Kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) percepatan interkoneksi pembayaran digital oleh gubernur bank sentral masing-masing.
  6. 11.10: Konferensi pers singkat. Prabowo menyatakan, “Ini bukan hanya tentang turisme, tapi fondasi ekonomi digital Asia yang lebih terintegrasi.”

Mengapa QRIS-India Begitu Krusial?

India adalah pasar raksasa dengan lebih dari 400 juta pengguna aktif UPI. Sementara itu, QRIS telah diadopsi oleh 45 juta merchant di Indonesia. Jika dua sistem ini terkoneksi, Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang memiliki jembatan pembayaran langsung dengan subkontinen India. Keuntungannya melampaui sektor pariwisata. Eksportir Indonesia—terutama di bidang tekstil, minyak sawit, dan produk digital—dapat menerima pembayaran dari mitra India tanpa perantara bank koresponden yang mahal. Pedagang kecil di Pasar Baru atau Sarinah pun bisa melayani turis India cukup dengan memindai kode QR.

Peta Jalan Teknis: Dari Uji Coba hingga Peluncuran

Kesepakatan New Delhi menetapkan tonggak penting yang harus dicapai secara paralel oleh kedua negara. RBI dan BI akan menyinkronkan standar keamanan dan pertukaran data, sementara penyedia layanan pembayaran seperti GoPay, OVO, PhonePe, dan Google Pay akan menjalani fase uji interoperabilitas. Jadwal yang disepakati:

  • Juli 2025: Tim teknis RBI-BI terbentuk, audit kepatuhan PCI DSS dan ISO 20022 dimulai.
  • September 2025: Sandbox operasional antar-switching company—dari GPN Indonesia ke NPCI India.
  • Oktober-November 2025: Pilot terbatas melibatkan 5.000 merchant di Delhi, Mumbai, Jakarta, dan Bali.
  • Desember 2025: Peluncuran resmi di kedua negara, ditargetkan berbarengan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India.

Dampak Geopolitik dan Ekonomi

Langkah ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis sebagai hub pembayaran digital antara ASEAN dan Asia Selatan. Di tengah fragmentasi geopolitik, jalur pembayaran langsung mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan memperkuat penggunaan mata uang lokal. India, yang sebelumnya telah merintis koneksi UPI dengan Prancis dan Uni Emirat Arab, melihat Indonesia sebagai mitra kunci di Asia Tenggara. Sementara itu, Kadin Indonesia memperkirakan transaksi bilateral di luar minyak dan gas bisa melonjak 12–18% dalam dua tahun pertama pasca-integrasi.

Dengan komitmen politik setingkat presiden dan PM yang diturunkan langsung ke target teknis yang terukur, kolaborasi QRIS-UPI bukan lagi angan-angan. Uang elektronik Indonesia siap “terbang” ke Hindustan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User