NasDem Minta Tiga Perkara Korupsi Febrie Diusut Hingga Ke Akar
JAKARTA, Beritatercepat — Desakan pengusutan tuntas tiga perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah menggema di Senayan. Fraksi NasDem DPR RI menolak penyelesaian...
JAKARTA, Beritatercepat — Desakan pengusutan tuntas tiga perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah menggema di Senayan. Fraksi NasDem DPR RI menolak penyelesaian setengah hati dan meminta pengawalan ketat.
Bukan Sekadar Wacana
Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo menegaskan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Kerja (Panja) pengawasan. Ia menyebut tiga perkara yang membelit Febrie adalah ujian integritas penegakan hukum.
- Perkara pertama: dugaan suap penghentian penyidikan kasus besar yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
- Perkara kedua: gratifikasi berkedok hadiah dari pihak yang sedang berperkara di kejaksaan.
- Perkara ketiga: penyalahgunaan wewenang dalam menerbitkan surat perintah penghentian penuntutan secara ilegal.
Menurut Rudianto, jaringan di balik tiga kasus ini tidak mungkin bekerja sendiri. “Kami ingin bongkar sampai ke akar. Siapa pun yang terlibat, termasuk yang memberi perintah atau menikmati aliran dana, harus berhadapan dengan hukum,” tegasnya dalam rapat dengar pendapat.
Panja Jadi Instrumen Pengawalan
NasDem mendorong Panja tak hanya memonitor proses penyidikan oleh Kejaksaan Agung, tetapi juga memastikan tidak ada intervensi politik. Rudianto mengkritik lambatnya penanganan selama ini. “Kasus sudah berjalan, tetapi belum ada perkembangan signifikan. Panja akan menjadi alarm jika ada upaya pelemahan,” imbuhnya.
Febrie Adriansyah dibekuk setelah serangkaian temuan transaksi mencurigakan. Ia diduga memainkan peran kunci dalam mengatur lalu lintas perkara di tubuh Adhyaksa. Saksi mata menyebut ada pola rapi: setiap kasus besar yang masuk ke meja Febrie hampir selalu berujung damai atau dihentikan dengan alasan teknis.
Politikus NasDem lainnya memastikan partai akan mengawal isu ini hingga ke rapat paripurna. Mereka meminta KPK dan PPATK dilibatkan untuk menelusuri aset dan aliran dana yang melibatkan orang dekat Febrie. “Ini bukan hanya soal menjatuhkan satu orang, tapi mereformasi cara kerja institusi,” kata seorang sumber di fraksi.
Publik menanti langkah konkret. Pekan depan, Komisi III dijadwalkan menggelar rapat khusus untuk membahas pembentukan Panja. Tekanan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir agar pengusutan tidak sekadar menjadi drama politik musiman.
Baca juga:
Comments (0)