Menkop Ferry Kunjungi Rumah Bung Hatta, Lanjutkan Semangat Koperasi
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Farida Farichah baru saja melangkahkan kaki ke kediaman bersejarah Proklamator Muhammad Hatta, Kamis siang. Kedatangan m...
JAKARTA, DETIK INI JUGA — Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Farida Farichah baru saja melangkahkan kaki ke kediaman bersejarah Proklamator Muhammad Hatta, Kamis siang. Kedatangan mendadak ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan ziarah gagasan untuk menghidupkan kembali roh koperasi Indonesia.
Langkah tegas ini langsung dikonfirmasi sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada Bapak Koperasi Nasional. Ferry Juliantono menegaskan, kunjungan ini menjadi titik awal penguatan ekonomi kerakyatan yang lebih militan.
Momen Khidmat di Rumah Proklamator
Di ruang tamu yang masih menyimpan ribuan catatan tangan Bung Hatta, keduanya disambut hangat pihak keluarga. Suasana hening saat Menkop membaca selembar naskah asli berjudul “Dasar-Dasar Koperasi” yang ditulis pada 1955.
Ferry tak kuasa menahan decak kagum. “Gagasan beliau melampaui zaman. Prinsip kolektivisme yang dulu ditanamkan justru menjadi senjata ampuh menghadapi gempuran ekonomi global,” ujarnya di hadapan awak media yang mengikuti perjalanan tersebut.
Empat Pilar Perjuangan Koperasi Modern
- Digitalisasi total: 70 persen koperasi ditargetkan terintegrasi platform digital akhir 2027.
- Koperasi pangan: memperkuat rantai pasok dari petani langsung ke konsumen tanpa tengkulak.
- Integrasi pesantren: 5.000 koperasi pesantren akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi umat.
- Pembiayaan mudah: KUR koperasi ditingkatkan plafonnya hingga Rp500 miliar per tahun.
Data Genting di Balik Ziarah
Kunjungan ini bukan seremonial kosong. Saat ini kontribusi koperasi terhadap PDB baru menyentuh angka 7 persen, sementara jumlah koperasi aktif mencapai 127.000 unit, namun 40 persen di antaranya masih berstatus tidak sehat. Pemerintah menargetkan kontribusi melonjak ke 12 persen pada 2030.
Wamenkop Farida Farichah menambahkan, transformasi besar-besaran wajib dilakukan tanpa memutus akar kegotongroyongan. “Teknologi boleh maju, tetapi nilai-nilai kolektivitas Bung Hatta tidak boleh luntur,” tegasnya.
Komitmen yang Dituangkan dalam Tinta
Di penghujung kunjungan, Menteri Ferry menandatangani buku tamu dengan pesan singkat namun membara: “Melanjutkan perjuangan Bung Hatta, menjadikan koperasi sebagai saka guru ekonomi bangsa.” Pesan ini sekaligus menjadi penutup sebelum keduanya meninggalkan rumah yang menjadi saksi bisu lahirnya gagasan besar ekonomi kerakyatan.
Tim Kemenkop menyatakan bahwa rapat koordinasi nasional bulan depan akan mengumumkan peta jalan koperasi 2026–2030, menjadikan kunjungan ini sebagai fondasi moral kebijakan tersebut.
(TIM DETIK INI JUGA)
Baca juga:
Comments (0)