Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Jajaran Polri Ziarah ke Makam Jenderal Hoegeng

Bogor – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar ziarah ke makam Kapolri ke-5, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Prosesi b

Jul 06, 2026 - 13:57
0 0
Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Jajaran Polri Ziarah ke Makam Jenderal Hoegeng

Bogor – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar ziarah ke makam Kapolri ke-5, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Prosesi berlangsung khidmat di Taman Makam Giri Tama, yang terletak di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Berdasarkan laporan media kami di lapangan, kegiatan diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Widada. Rangkaian acara dimulai dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa almarhum Jenderal Hoegeng yang dikenal sebagai sosok polisi jujur dan berintegritas tinggi.

Prosesi Penuh Khidmat di Makam Giri Tama

Hadir dalam ziarah tersebut sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan keluarga besar Hoegeng. Setelah mengheningkan cipta, Komjen Wahyu Widada memimpin prosesi peletakan karangan bunga di atas pusara. Momen ini menjadi simbol penghormatan abadi institusi Polri kepada salah satu putra terbaiknya. Ratusan personel kepolisian yang bertugas tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang sarat makna reflektif ini.

Ziarah ke makam Jenderal Hoegeng bukan sekadar ritual seremonial, melainkan bagian dari upaya internalisasi nilai-nilai luhur yang telah beliau wariskan. Di tengah berbagai tantangan penegakan hukum di era modern, sosok Hoegeng kerap dijadikan teladan dalam bertindak lurus dan menolak segala bentuk korupsi.

"Ziarah ini menjadi momen bagi kami untuk meneladani dan memperkuat komitmen terhadap kejujuran serta integritas yang dicontohkan oleh Jenderal Hoegeng. Kami berharap semangat beliau terus hidup di setiap jiwa anggota Polri," ungkap Komjen Wahyu Widada kepada awak Beritatercepat.com seusai prosesi.

Seperti diketahui, Jenderal Hoegeng Iman Santoso menjabat sebagai Kapolri pada periode 1968 hingga 1971. Namanya melegenda dan dikenang sebagai pemimpin yang bersih dan anti-suap. Hingga saat ini, warisan moralnya terus dijaga oleh institusi, salah satunya melalui kegiatan napak tilas semacam ini yang rutin dilaksanakan menjelang Hari Bhayangkara.

Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sendiri rencananya akan digelar dalam beberapa hari ke depan dengan serangkaian kegiatan yang menyoroti transformasi Polri menuju institusi yang semakin presisi dan terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User