Megawati Tekankan Semangat Bandung Hadapi Krisis Geopolitik Global

JAKARTA — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato kunci yang mengingatkan pentingnya kebangkitan kembali solidaritas Asia Afrika di tengah memanasnya konstelasi politik ...

Jul 27, 2026 - 23:52
0 0
Megawati Tekankan Semangat Bandung Hadapi Krisis Geopolitik Global

JAKARTA — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato kunci yang mengingatkan pentingnya kebangkitan kembali solidaritas Asia Afrika di tengah memanasnya konstelasi politik dunia. Ia berbicara dalam seminar bertajuk “Relevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini” di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Senin sore.

Api Bandung Tidak Boleh Padam

Di hadapan ratusan kader partai dan sejumlah diplomat, Megawati menegaskan bahwa prinsip-prinsip Konferensi Asia Afrika 1955 tetap menjadi kompas moral hubungan internasional. Menurutnya, dunia kini kembali menyerupai era Perang Dingin, di mana negara-negara berkembang kerap dijadikan panggung persaingan kekuatan besar.

“Kita tidak sedang menyaksikan tontonan sejarah. Kita ada di dalam pusarannya,” ujarnya dengan nada tegas. Ia mengajak negara-negara Selatan Global untuk menolak politik aliansi yang memaksa keberpihakan pada salah satu kutub kekuatan.

Krisis yang Berlapis

Mantan Presiden kelima itu menyoroti tiga krisis yang saling bertaut: perang di Ukraina, ketegangan Laut China Selatan, serta perang dagang yang merembet hingga blokade pangan dan energi. Dalam analisanya, semua itu mempertegas ketimpangan yang sudah akut.

“Bangsa-bangsa Asia Afrika kembali terjebak sebagai korban dari proksi kepentingan yang tak mereka undang,” katanya, seraya menyebut perlunya revitalisasi Gerakan Non-Blok.

Sekolah Partai sebagai Arena Strategis

Gelaran di Sekolah Partai ini sengaja dirancang untuk membekali kader pemimpin dengan perspektif geopolitik. Megawati mendorong agar diplomasi antarrakyat dan solidaritas Selatan-Selatan masuk dalam kurikulum kaderisasi PDI Perjuangan.

“Kita tidak bisa hanya sibuk dengan politik dalam negeri. Apa yang terjadi di Gaza, di Selat Taiwan, atau di perbatasan Eropa Timur akan langsung berdampak ke dapur rakyat kita,” tegasnya, mengaitkan isu global dengan kehidupan domestik.

Respon Positif

Seorang peserta dari kalangan akademisi yang hadir menyatakan seminar ini membuka kembali diskusi yang selama ini dianggap usang. “Ibu Mega berhasil menunjukkan bahwa Dasasila Bandung bukan artefak museum, melainkan kerangka hidup untuk membaca krisis hari ini,” ujarnya.

Pekan depan, PDI Perjuangan berencana melanjutkan diskusi serupa dengan mengundang pemikir dari kawasan Afrika dan Amerika Latin untuk memperkuat jaringan solidaritas global yang diusung partai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User