Megawati Serukan Solidaritas Asia Afrika Hadapi Krisis Geopolitik Global
BARU SAJA — Megawati Soekarnoputri melontarkan peringatan keras dari Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung. Ia menegaskan fragmentasi geopolitik saat ini adalah panggilan darurat untuk membangkitkan ke...
BARU SAJA — Megawati Soekarnoputri melontarkan peringatan keras dari Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung. Ia menegaskan fragmentasi geopolitik saat ini adalah panggilan darurat untuk membangkitkan kembali poros Asia Afrika.
Seruan di Tengah Ketegangan Dunia
Dalam seminar bertema relevansi gerakan Asia Afrika, Megawati menyampaikan analisis tajam. Ia menyebut dunia sedang mengalami kemunduran solidaritas antarbangsa. Menurutnya, unilateralisme dan konflik berkepanjangan mengancam stabilitas kawasan Selatan.
“Negara-negara berkembang tidak boleh menjadi penonton,” tegasnya. Presiden ke-5 RI itu mendesak negara-negara Asia Afrika untuk menolak polarisasi yang dipaksakan kekuatan besar.
Fakta Kunci Seminar
- Megawati menyinggung krisis pangan dan energi sebagai senjata geopolitik baru.
- Forum ini dihadiri kader PDIP dan akademisi.
- Seruan utama: reaktivasi solidaritas Selatan-Selatan menghadapi tekanan global.
Saksi mata melaporkan Megawati berbicara selama hampir 90 menit. Gaya bicaranya lugas, menyentuh isu Palestina hingga konflik Laut China Selatan. Ia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan diplomatik.
Relevansi Konferensi Asia Afrika
Megawati mengaitkan krisis hari ini dengan semangat Bandung 1955. Ia menyebut prinsip Dasasila Bandung harus menjadi kompas, bukan artefak sejarah. “Kita butuh platform baru untuk menyuarakan kepentingan bersama,” ujarnya.
Acara ini berlangsung di tengah meningkatnya rivalitas AS-China. Megawati menilai negara-negara Non-Blok harus aktif menawarkan jalan tengah. Ia memperingatkan bahwa sikap diam justru memperburuk posisi tawar negara berkembang.
Reaksi dan Langkah Lanjutan
Sejumlah analis di lokasi menilai paparan Megawati sebagai sinyal politik luar negeri PDIP. Mereka menyoroti penekanan pada diplomasi multilateral. “Ini bukan sekadar retorika,” ujar seorang pengamat. “Ada agenda konkret untuk mendorong forum Asia Afrika 2.0.”
PDIP berencana menggelar diskusi lanjutan dengan mitra global. Megawati menegaskan partainya akan terus menyuarakan perdamaian dan keadilan global. “Ini perjuangan ideologis,” tutupnya.
Comments (0)