BREAKING: Kasat Narkoba Tangsel Diciduk Usai Terima Penghargaan Kinerja

BARU SAJA — Aparat kepolisian menggerebek dan menahan Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan pada Kamis dini hari. Ironisnya, penangkapan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah ia menerima p...

Jul 28, 2026 - 07:59
0 0
BREAKING: Kasat Narkoba Tangsel Diciduk Usai Terima Penghargaan Kinerja

BARU SAJA — Aparat kepolisian menggerebek dan menahan Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan pada Kamis dini hari. Ironisnya, penangkapan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah ia menerima penghargaan atas kinerja cemerlangnya.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB di kediaman pribadi perwira tersebut. Tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Detasemen Khusus 88 memberlakukan prosedur siaga penuh. Saksi mata di kompleks perumahan melaporkan terdengar suara peringatan keras sebelum penggeledahan dimulai.

Investigasi internal menemukan bukti kuat keterlibatan Kasat Narkoba dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Diduga ia memanfaatkan posisinya untuk mengendalikan aliran barang bukti yang seharusnya dimusnahkan. Sejumlah dokumen transfer dana dan komunikasi dengan tersangka kasus narkotika telah diamankan sebagai barang bukti.

Penghargaan yang Kini Kontroversial

Hanya sehari sebelumnya, perwira tersebut berdiri di podium menerima piagam penghargaan dari Kapolres Tangerang Selatan. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan mengungkap 15 kasus besar dalam enam bulan terakhir. Satu di antaranya adalah pengungkapan 10 kilogram sabu-sabu yang disebut-sebut sebagai tangkapan terbesar sepanjang sejarah Polres Tangsel.

Namun, penyelidikan Propam kini mengarah pada dugaan bahwa pengungkapan itu adalah rekayasa. Tujuan utamanya diduga untuk menutupi operasi narkotika yang sesungguhnya ia kendalikan. Sumber internal menyebutkan sebagian barang bukti dari pengungkapan besar itu justru dialihkan kembali ke pasar gelap.

Fakta Kunci Kasus

  • Waktu penangkapan: Kamis, pukul 02.30 WIB
  • Lokasi: Kediaman pribadi di kawasan Serpong
  • Status: Tersangka penyalahgunaan wewenang dan keterlibatan jaringan narkotika
  • Barang bukti: Dokumen keuangan, komunikasi elektronik, dan uang tunai Rp800 juta
  • Pelanggaran: Pasal narkotika, pencucian uang, dan penyalahgunaan jabatan

Reaksi Institusi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri memberikan pernyataan resmi 15 menit lalu. “Ini adalah pukulan telak, namun juga bukti komitmen institusi dalam membersihkan diri. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mengkhianati seragam.” Pernyataan tegas ini dikeluarkan melalui saluran komunikasi darurat.

Propam telah memerintahkan isolasi total terhadap perwira tersebut di ruang tahanan khusus. Pemeriksaan maraton direncanakan berlangsung selama 7x24 jam untuk membongkar seluruh jaringan yang terlibat. Empat orang anggota lain di bawah komandonya kini juga dalam daftar periksa intensif.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Kasus ini memicu perintah darurat dari Mabes Polri untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh satuan narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Prosedur pengamanan barang bukti di semua polres diperketat efektif sore ini. Instruksi langsung Kapolri menekankan penindakan tanpa pandang bulu.

Masyarakat Tangerang Selatan menyambut penangkapan ini dengan kelegaan sekaligus kemarahan. Beberapa elemen masyarakat sipil menuntut transparansi penuh dan audit independen terhadap seluruh kasus yang pernah ditangani Kasat Narkoba tersebut. Mereka mendesak agar semua perkara yang berpotensi direkayasa dibuka kembali demi keadilan.

UPDATE 10 MENIT LALU: Tim Propam dikabarkan telah menemukan brankas tersembunyi di ruang kerja tersangka. Isinya diduga berupa daftar transaksi dan nama-nama jaringan distribusi. Pengembangan kasus diperkirakan akan menyeret lebih banyak pihak dalam 48 jam ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User