Megawati Hadiri 30 Tahun Kudatuli: Kenangan Pahit Jadi Api Perjuangan

BREAKING — Megawati Soekarnoputri baru saja memasuki aula DPP PDIP untuk memimpin peringatan 30 tahun peristiwa Kudatuli. Ketua Umum PDIP itu hadir didampingi Prananda Prabowo, putra sekaligus kader...

Jul 27, 2026 - 20:09
0 0
Megawati Hadiri 30 Tahun Kudatuli: Kenangan Pahit Jadi Api Perjuangan

BREAKING — Megawati Soekarnoputri baru saja memasuki aula DPP PDIP untuk memimpin peringatan 30 tahun peristiwa Kudatuli. Ketua Umum PDIP itu hadir didampingi Prananda Prabowo, putra sekaligus kader inti partai, yang terus berada di sisinya sepanjang acara.

Fakta Cepat

  • Acara digelar di markas pusat DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta.
  • Megawati tiba pukul 09.45 WIB, disambut pengurus DPP dan pelaku sejarah Kudatuli.
  • Ratusan kader memenuhi ruang utama sejak pagi.
  • Peringatan ini menjadi momen pertama Megawati hadir langsung dalam 3 tahun terakhir.
  • Prananda Prabowo berperan sebagai koordinator acara sekaligus pendamping utama Megawati.

Sumber internal partai mengonfirmasi bahwa peringatan ini dirancang sebagai konsolidasi ideologis sekaligus pengingat pengorbanan kader. Megawati, yang mengenakan kebaya merah khas PDIP, terlihat khidmat saat tiba dan langsung mengikuti prosesi pembacaan kronologi peristiwa.

UPDATE MENIT LALU: Ruangan hening saat Megawati menyampaikan sambutan tertutup. Saksi mata melaporkan ia menekankan bahwa Kudatuli bukan sekadar serangan fisik, melainkan upaya pembungkaman demokrasi. “Jangan lupa sejarah,” ujarnya menurut pernyataan yang bocor ke awak media.

Rangkaian Acara

Peringatan dimulai dengan doa bersama untuk 5 korban tewas dan lebih dari 100 orang yang hilang. Selanjutnya, dilakukan pemutaran video dokumenter yang menampilkan kesaksian para penyintas. Megawati terlihat beberapa kali menyeka mata saat menyaksikan rekaman tersebut.

Prananda kemudian memandu sesi diskusi tertutup antara para pelaku sejarah dan pengurus muda PDIP. Diskusi itu diharapkan menjembatani generasi dan menjaga ingatan kolektif partai. Dilaporkan, peserta termuda berasal dari sayap milenial PDIP yang lahir setelah reformasi.

Di luar gedung, puluhan relawan menggelar spanduk bertuliskan “30 Tahun Kudatuli: Kami Tidak Lupa”. Situasi di sekitar lokasi siaga, dengan penjagaan ketat pasukan internal partai dan personel keamanan.

Respons dan Makna

Pengamat politik menyebut kehadiran Megawati sebagai sinyal kuat peneguhan narasi perlawanan di tengah dinamika politik terkini. Kudatuli, yang terjadi pada 27 Juli 1996 ketika kantor DPP PDIP (saat itu PDI) diserbu, menjadi simbol represi Orde Baru.

Prananda, yang kini dipercaya memegang sejumlah posisi strategis partai, tampak mengambil peran aktif dalam merancang komunikasi publik acara. Ini dinilai sebagai langkah percepatan kaderisasi di lingkaran inti keluarga Soekarnoputri.

Hingga berita ini diturunkan, acara masih berlangsung dan direncanakan berakhir dengan penyerahan plakat penghargaan kepada keluarga korban. Media diminta tetap berada di area yang ditentukan; konferensi pers dijadwalkan setelah sesi internal selesai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User