Marbot Masjid Magelang Sujud Syukur Raih Undian Rp 1 Miliar

Magelang - Tak pernah terbayangkan oleh Sayat (72), seorang marbot masjid yang kesehariannya mengurus kebersihan dan azan di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Sidomu

Jul 11, 2026 - 11:57
0 0
Marbot Masjid Magelang Sujud Syukur Raih Undian Rp 1 Miliar

Magelang - Tak pernah terbayangkan oleh Sayat (72), seorang marbot masjid yang kesehariannya mengurus kebersihan dan azan di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Sidomulyo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, bakal menjadi miliarder dalam sekejap. Pria sederhana yang tinggal di sebuah kamar kecil di belakang masjid itu mendadak mengguncang warga sekitar setelah namanya muncul sebagai pemenang undian berhadiah utama Rp 1 miliar dari sebuah program tabungan sosial yang diselenggarakan bank daerah.

Keseharian Marbot yang Penuh Kesederhanaan

Sayat bukanlah sosok yang asing bagi jemaah Masjid Al-Ikhlas. Selama lebih dari 15 tahun, ia mengabdikan diri sebagai marbot. Pekerjaannya membersihkan lantai masjid, menyiapkan tikar, mengumandangkan azan lima waktu, hingga menjadi muazin cadangan saat imam tetap berhalangan. Dengan upah seadanya yang ia terima dari sumbangan jemaah dan dana masjid, Sayat hidup sederhana. Ia tak memiliki keluarga inti; istrinya telah meninggal dunia sepuluh tahun lalu, dan kedua anaknya merantau ke luar kota. Karenanya, seluruh hidupnya dicurahkan untuk merawat rumah Allah.

"Saya tidak punya keinginan macam-macam. Yang penting masjid bersih, jemaah nyaman beribadah, itu sudah cukup," ucapnya lirih ketika ditemui di teras masjid.

Detik-detik Kemenangan yang Membuat Gempar

Kisah ini bermula dari kebiasaan Sayat menabung di Bank Jateng Syariah melalui program "Tabungan Berkah". Setiap kali menerima uang saku, ia selalu menyisihkan seribu atau dua ribu rupiah untuk ditabung. Ia tak pernah menyangka bahwa saldo tabungannya yang tak seberapa itu akan berbuah rezeki tak terhingga. Pada pengundian periode April 2025, nomor rekening Sayat terpilih sebagai pemenang utama.

"Saat itu saya sedang menyapu halaman masjid. Tiba-tiba ada petugas bank datang bersama kepala desa. Saya kira mau nagih hutang, eh malah bilang saya menang satu miliar," kenang Sayat sembari tersenyum, matanya berkaca-kaca. "Saya langsung sujud syukur di tanah, tidak percaya."

"Saya langsung sujud syukur di tanah, tidak percaya. Rasanya seperti mimpi, Allah Maha Kaya, memberi rezeki kepada hambanya yang miskin."

Rencana Mengelola Hadiah: Bangun Masjid dan Berangkat Haji

Dengan uang senilai Rp 1 miliar sebelum pajak, Sayat mengaku bingung harus berbuat apa. Namun setelah berdiskusi dengan tokoh agama setempat dan pihak bank, ia memiliki beberapa rencana mulia. Sebagian dana akan digunakannya untuk merenovasi Masjid Al-Ikhlas yang atapnya bocor dan lantainya mulai rusak. Ia juga berniat membantu biaya pendidikan kedua anaknya yang selama ini ia rasa kurang mampu ia bantu.

"Yang paling utama, saya ingin daftar haji tahun ini. Sudah puluhan tahun saya mengumandangkan azan, memandikan jenazah, tapi belum pernah ke Tanah Suci. Ini kesempatan dari Allah," ucapnya haru.

  • Renovasi masjid: Setidaknya Rp 200 juta dialokasikan untuk perbaikan total masjid.
  • Pendidikan anak: Setiap anak akan diberi Rp 100 juta untuk modal usaha dan sekolah cucunya.
  • Ongkos haji: Sayat dan almarhumah istrinya (dengan haji badal) akan diberangkatkan.
  • Tabungan masa depan: Sisanya akan ditabung di bank syariah agar aman.

Reaksi Warga dan Pesan untuk Tidak Kufur Nikmat

Keberhasilan Sayat menjadi perbincangan hangat di Dusun Sidomulyo. Warga berbondong-bondong datang ke masjid untuk mengucapkan selamat, takjub akan takdir Allah. Kepala Dusun, Sutarno, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah buah dari ketulusan Sayat. "Dia orangnya jujur, tidak pernah mengeluh. Rezeki ini sudah sepantasnya datang kepadanya," katanya.

Berita kemenangan Sayat langsung menyebar di media sosial. Bupati Magelang melalui akun resminya menyampaikan ucapan selamat dan mengapresiasi niat baiknya untuk merenovasi tempat ibadah. "Ini contoh luar biasa bahwa berkah datang tanpa diduga," tulisnya. Foto Sayat yang tengah sujud syukur di halaman masjid pun menjadi viral, mengundang simpati netizen.

Sayat sendiri tak ingin perubahan gaya hidup. Ia tetap akan menjadi marbot. "Saya tidak akan meninggalkan masjid. Harta ini titipan. Saya hanya ingin lebih bermanfaat untuk umat," ujarnya penuh hikmat.

Bank Jateng Syariah menegaskan bahwa kemenangan ini sah dan bebas dari unsur riba. Pajak hadiah akan dipotong sesuai ketentuan, sehingga Sayat akan menerima sekitar Rp 750 juta. Pihak bank juga menyediakan pendampingan keuangan agar dana tersebut dikelola dengan baik dan sesuai prinsip syariah.

Kisah Sayat mengingatkan kita bahwa di usia senja dan dalam kesederhanaan, ketulusan tetap berbuah manis. "Ini bukan tentang saya, ini tentang kuasa Allah. Semoga semua yang membantu masjid juga diberkahi," tutup Sayat.

[SOCIAL_TWEET]: Kisah haru Sayat (72), marbot masjid di Magelang yang menang undian Rp1 miliar. Uangnya untuk bangun masjid dan haji. Benar-benar berkah! #MarbotMiliarder #RezekiTakTerduga #Magelang[SOCIAL_TG]: 🕌✨ Seorang marbot di Magelang sujud syukur setelah menang undian Rp1 miliar. Uangnya untuk masjid dan haji. Kisah selengkapnya: (link)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User