AS Kalahkan Bosnia 3-1 di 32 Besar, Pulisic Cetak Gol dan Assist

Santa Clara, California — Tim nasional Amerika Serikat melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor

Jul 12, 2026 - 13:10
0 0
AS Kalahkan Bosnia 3-1 di 32 Besar, Pulisic Cetak Gol dan Assist

Santa Clara, California — Tim nasional Amerika Serikat melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor meyakinkan 3-1 di Levi's Stadium, Santa Clara, Kamis (2/7/2026). Bintang AC Milan, Christian Pulisic, menjadi aktor utama kemenangan The Stars and Stripes dalam laga yang disaksikan lebih dari 68.000 penonton. Ini menjadi kali pertama AS menembus fase gugur Piala Dunia sejak edisi 2002, sekaligus menegaskan kemajuan pesat sepak bola Negeri Paman Sam di panggung global.

Jalannya Pertandingan: AS Tampil Dominan Sejak Awal

Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit asal Brasil, Raphael Claus, skuat asuhan Gregg Berhalter langsung mengambil inisiatif serangan. Trio lini depan Pulisic, Folarin Balogun, dan Giovanni Reyna terus menekan lini belakang Bosnia yang dikawal Anel Ahmedhodžić. Pada menit ke-12, Pulisic membuka keunggulan melalui tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut kanan atas gawang Nikola Vasilj. Gol tersebut membakar semangat lebih dari 68.000 pendukung tuan rumah yang memadati stadion berkapasitas 68.500 tempat duduk itu. Sorak-sorai “USA! USA!” menggema di seluruh sudut stadion megah yang biasanya menjadi kandang San Francisco 49ers di NFL.

Bosnia mencoba bangkit melalui serangan balik yang dipimpin penyerang veteran Edin Džeko. Dua kali peluang emas Džeko mampu dimentahkan oleh kiper Matt Turner. Rapatnya lini pertahanan AS yang dikawal duet bek tengah Chris Richards dan Auston Trusty membuat striker berpengalaman milik Fenerbahçe itu frustrasi. Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah kian tak terbendung. Pulisic kembali mencuri perhatian dengan memberikan assist ciamik kepada Folarin Balogun pada menit ke-57. Penyerang AS Monaco itu melakukan overlap cerdas, menerima umpan terobosan Pulisic, dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang tanpa bisa dijangkau Vasilj. Skor menjadi 2-0.

Kendati unggul, AS sempat kehilangan fokus. Bosnia memperkecil kedudukan pada menit ke-74 melalui sundulan Said Hamulić yang memanfaatkan kelengahan lini belakang AS dalam situasi bola mati—sebuah skema tendangan bebas Miralem Pjanić yang melayang tepat ke kepala Hamulić. Gol tersebut sempat membangkitkan asa tim tamu. Namun, harapan untuk menyamakan skor sirna setelah Reyna mengunci kemenangan lewat gol ketiga pada menit ke-83, meneruskan umpan tarik Pulisic dari sisi kiri yang gagal diantisipasi barisan pertahanan Bosnia. Reyna, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, langsung mencatatkan namanya di papan skor.

Pulisic Tampil sebagai Maestro di Depan Publik Sendiri

Kapten timnas AS itu memang tampil luar biasa sepanjang 90 menit. Statistik mencatat, Pulisic melepaskan lima tembakan ke arah gawang, menciptakan enam peluang kunci, dan mencatat akurasi umpan 89 persen. Kontribusinya di lini depan tak hanya soal angka, tetapi juga bagaimana ia membuka ruang bagi rekan-rekannya dan menjadi motor serangan dari sayap kiri maupun saat bergeser ke tengah. Pulisic, yang kini berusia 27 tahun, menunjukkan kematangan sebagai pemain berpengalaman di panggung Piala Dunia. Ini adalah Piala Dunia ketiganya setelah 2022 di Qatar dan 2026 sebagai bagian dari tuan rumah bersama bersama Kanada dan Meksiko. Performanya kali ini jauh lebih solid dibanding edisi sebelumnya, di mana ia sempat kesulitan membawa AS melewati babak grup.

“Christian adalah pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Hari ini dia bukan hanya pencetak gol, tapi juga pemimpin di lapangan. Saya sangat bangga dengan performa seluruh tim. Kami telah mempersiapkan laga ini dengan sangat serius,” ujar pelatih Gregg Berhalter dalam konferensi pers usai laga.

Pulisic sendiri menegaskan timnya belum puas. “Kami menghormati Bosnia, mereka tim yang tangguh. Tapi kami punya target lebih tinggi. Babak 16 besar hanyalah langkah awal. Kami ingin membuat sejarah di Piala Dunia ini,” kata mantan pemain Chelsea itu kepada awak media di zona campuran. Pulisic kini mengoleksi 32 gol untuk timnas senior AS, kian mendekati rekor Clint Dempsey dan Landon Donovan sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Dukungan Stadion dan Rekor Penonton

Laga ini juga mencatat sejarah dari sisi jumlah penonton. Levi's Stadium yang berlokasi di Santa Clara, sekitar 70 km dari pusat San Francisco, dipadati 68.217 penonton—rekor penonton untuk pertandingan sepak bola di stadion tersebut. Atmosfer luar biasa tercipta sejak Timnas AS keluar dari ruang ganti. Nyanyian kebangsaan “The Star-Spangled Banner” yang dikumandangkan sebelum kick-off menambah semangat juang para pemain. Dukungan fanatik para suporter yang mengenakan seragam merah-putih-biru menjadi kekuatan tersendiri bagi Berhalter dan anak asuhnya.

Rekor dan Fakta Menarik Laga AS vs Bosnia

  • AS untuk pertama kalinya sejak 2002 lolos ke babak 16 besar Piala Dunia. Terakhir kali mereka mencapai fase tersebut adalah saat menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan dan melaju hingga perempat final.
  • Christian Pulisic kini telah mengoleksi 32 gol untuk timnas senior AS, semakin mendekati rekor Clint Dempsey (57 gol) dan Landon Donovan (57 gol).
  • Stadion Levi's, yang menjadi kandang San Francisco 49ers di NFL, mencatat rekor penonton sepak bola dengan 68.217 penonton.
  • Bosnia dan Herzegovina, yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal, namun mendapat aplaus dari suporter netral karena perlawanan gigih.

Jalan Berikutnya: Menanti Lawan di 16 Besar

Dengan hasil ini, Amerika Serikat akan menghadapi pemenang duel antara Belanda dan Kamerun di babak berikutnya. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 di SoFi Stadium, Los Angeles—masih sebagai tuan rumah bersama. Optimisme tinggi kini menyelimuti skuat Berhalter, terlebih dukungan penuh dari publik tuan rumah yang akan kembali memadati stadion berkapasitas 70.000 penonton itu. Kemenangan atas Bosnia juga menjadi bukti bahwa investasi besar di Major League Soccer (MLS), pembinaan usia muda, dan semakin banyaknya pemain Amerika yang berkarier di Eropa mulai membuahkan hasil nyata di panggung dunia.

Dengan performa Pulisic yang tengah berada di puncak, dan dukungan pemain-pemain seperti Weston McKennie, Sergiño Dest, dan Balogun, AS pantas bermimpi untuk melangkah lebih jauh. Babak 16 besar akan menjadi ujian sesungguhnya melawan tim tradisional kuat, tetapi momentum dan kepercayaan diri sedang berada pada level tertinggi.

[SOCIAL_TWEET]: Kapten @USMNT Christian Pulisic menjadi bintang kemenangan 3-1 atas Bosnia di 32 besar #PialaDunia2026. Satu gol & dua assist membawa AS ke 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2002! 🇺🇸⚽ #USMNT #WorldCup2026[SOCIAL_TG]: 🇺🇸⚽️ AS kalahkan Bosnia 3-1 di 32 besar Piala Dunia 2026! Pulisic bintang lapangan. Satu gol, dua assist. AS lolos 16 besar untuk pertama kalinya dalam 24 tahun! 🏟️🔥

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User