Mantan Waka BGN Tempuh Surat demi Hadapi Praperadilan MBG

JAKARTA — BARU SAJA, langkah tak terduga diambil mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Melalui sepucuk surat resmi, ia meminta dihadirkan langsung dalam sidang praperadilan untuk membantah ...

Jul 28, 2026 - 02:06
0 0
Mantan Waka BGN Tempuh Surat demi Hadapi Praperadilan MBG

JAKARTA — BARU SAJA, langkah tak terduga diambil mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Melalui sepucuk surat resmi, ia meminta dihadirkan langsung dalam sidang praperadilan untuk membantah seluruh tuduhan korupsi yang menjerat dirinya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lodewyk Pusung, nama yang mendadak menjadi buah bibir, bergerak cepat. Surat itu dikonfirmasi telah diterima oleh pihak pengadilan beberapa jam lalu. Isinya tegas: ia siap bertarung di meja hijau.

Duel di Ruang Sidang Segera Dimulai

Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat tersebut bukan sekadar pemberitahuan. Ini adalah deklarasi terbuka bahwa ia menolak diam. Sumber internal menyebutkan bahwa surat itu ditandatangani langsung oleh Pusung dan kuasa hukumnya pada Kamis dini hari. "Kami ingin menyaksikan langsung proses ini. Klien kami tidak bersembunyi," ujar seorang sumber dekat tim hukum.

UPDATE terkini, berkas surat sudah beredar di kalangan majelis hakim. Sidang praperadilan kini memasuki babak paling kritis. Pihak termohon dalam perkara ini wajib memberikan respons tertulis dalam tenggat waktu singkat. Suasana di ruang panitera dilaporkan bergerak lebih sibuk dari biasanya. Para staf administrasi hilir mudik memverifikasi dokumen yang masuk.

Fakta Kunci & Titik Panas

Tuduhan yang menerjang Pusung berkisar pada dugaan penyimpangan distribusi anggaran. Program MBG sendiri adalah program unggulan nasional yang menyentuh langsung jutaan penerima manfaat. Berikut fakta kunci yang memperkeruh situasi:

  • Surat terkirim: Dikonfirmasi masuk ke register pengadilan pukul 09.45 WIB.
  • Inisiatif individu: Surat murni permintaan pribadi, bukan panggilan resmi majelis.
  • Dalil bantahan: Pusung berdalih tidak pernah menandatangani kontrak fiktif yang disangkakan.
  • Program MBG: Volumenya mencapai triliunan rupiah dan mencakup ribuan titik distribusi.
  • Status saksi: Sejumlah kolega di BGN telah lebih dulu dimintai keterangan oleh penyidik.

Darurat psikologis kini membayangi jajaran BGN. Seorang saksi mata di lingkungan kementerian menyebut bahwa pasca penetapan tersangka sebelumnya, moral internal sempat anjlok. Kini dengan manuver surat ini, Pusung seolah memberikan sinyal perlawanan balik. "Dia ingin menunjukkan bahwa penyidikan ini terlalu prematur," bisik seorang pegawai yang enggan disebut identitasnya.

Kronologi di Balik Layar

Drama ini bermula saat penyidik mengumumkan status hukum beberapa pejabat BGN pekan lalu. Pusung, yang ketika itu sedang dalam perjalanan dinas luar kota, langsung mengambil sikap. Sebuah penerbangan terakhir menuju Jakarta dipesannya untuk menyusun strategi hukum. Tim kuasa hukum bekerja nonstop selama hampir sembilan jam sebelum akhirnya surat permohonan itu dikirimkan via kurir cepat ke pengadilan.

Isi surat yang bocor ke publik menyebutkan keyakinan Pusung bahwa tuduhan korupsi MBG tidak memiliki bukti kuat. Ia berargumen bahwa pengelolaan program di tingkat wakil kepala lebih bersifat koordinatif, bukan teknis pencairan anggaran. Poin inilah yang diduga akan menjadi senjata ampuh di ruang sidang praperadilan nanti.

Menanti Gempa Hukum

Pengambilan keputusan soal diterima atau tidaknya permohonan hadir ini berada di tangan hakim tunggal. Jika dikabulkan, panggung sidang akan menjadi ajang adu argumen yang panas. Jika ditolak, bukan tidak mungkin tensi di luar gedung pengadilan akan meningkat.

Situasi siaga satu kini diterapkan oleh pihak keamanan pengadilan. Kerumunan kecil wartawan sudah mulai terlihat berkumpul di lobi. Mereka memburu konfirmasi dari mulut ke mulut. "Kita tunggu jadwal resmi dari majelis. Tapi sekali lagi, surat itu sudah ada di meja mereka," tutup sumber internal pengadilan. Publik kini menahan napas menanti bergulirnya sidang penentu nasib proyek makan bergizi gratis tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User