Maling Kabel di Jakut Kesetrum, Luka Bakar 70%
BARU SAJA — Aksi nekat seorang pria berinisial SD berakhir tragis di gardu PLN, Sunter Agung, Jakarta Utara. Ia tersengat listrik saat mencoba mencuri kabel, terpental keras, dan kini harus menjalan...
BARU SAJA — Aksi nekat seorang pria berinisial SD berakhir tragis di gardu PLN, Sunter Agung, Jakarta Utara. Ia tersengat listrik saat mencoba mencuri kabel, terpental keras, dan kini harus menjalani perawatan intensif di RS Polri dengan luka bakar mencapai 70 persen.
Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Warga sekitar dikejutkan oleh suara ledakan keras dari arah gardu listrik. Saksi mata melaporkan melihat sesosok pria terpental keluar dari gardu dengan badan terbakar dan asap mengepul.
Detik-Detik Maling Kabel Kesetrum di Gardu PLN
Menurut keterangan kepolisian, SD diduga telah merusak gembok gardu dan masuk ke dalam area bertegangan tinggi. Saat mencoba memotong kabel menggunakan alat yang tidak berinsulasi, tubuhnya langsung terkena aliran listrik 20.000 volt. SD terpental sejauh beberapa meter dan mengalami luka bakar parah di sekujur tubuh.
- Korban: Pria berinisial SD, usia sekitar 35 tahun.
- Lokasi: Gardu PLN di Sunter Agung, Jakarta Utara.
- Waktu: Jumat dini hari, 7 Agustus 2026, pukul 03.00 WIB.
- Kondisi: Luka bakar 70%, dirawat intensif di RS Polri.
- Penyebab: Kesetrum saat mencoba mencuri kabel listrik.
Warga Panik dan Langsung Bertindak
Warga yang mendengar suara ledakan langsung berhamburan keluar rumah. Mereka menemukan SD tergeletak di dekat gardu dalam keadaan tidak sadarkan diri. Beberapa warga sempat ingin menolong, tetapi takut karena masih ada percikan api. Tak lama kemudian, petugas PLN dan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api dan mengamankan area.
"Kami kaget, ada ledakan besar. Pas dilihat, ada orang tergeletak, badannya melepuh. Kami langsung telepon polisi dan PLN," ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Tim kepolisian dari Polsek Kelapa Gading bersama Unit Reskrim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka menemukan alat pemotong kabel, tang, dan obeng di lokasi. Diduga SD telah merencanakan aksinya untuk mencuri kabel tembaga yang dijual kembali.
Korban Dibawa ke RS Polri, Kondisi Kritis
SD dilarikan ke RS Polri menggunakan ambulans. Tim medis menyatakan luka bakarnya sangat serius, mencakup 70 persen permukaan tubuh. Korban mengalami luka bakar derajat dua dan tiga di bagian dada, lengan, dan wajah. Ia juga mengalami trauma akibat benturan saat terpental.
"Kondisinya kritis, tapi stabil. Kami fokus pada perawatan intensif untuk mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan," kata salah satu dokter di RS Polri.
Hingga berita ini diturunkan, SD masih dalam perawatan di ruang ICU. Pihak kepolisian belum dapat memeriksa korban secara intensif karena kondisinya yang belum sadar penuh. Namun, dari barang bukti yang ditemukan, polisi memastikan ini adalah aksi pencurian kabel listrik.
PLN Imbau Warga Tak Main-Main dengan Gardu Listrik
Manajer PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini. Pihaknya mengingatkan bahwa gardu listrik memiliki tegangan sangat tinggi dan berbahaya. "Kami sudah memasang peringatan di setiap gardu. Aksi pencurian kabel tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam nyawa," ujarnya.
PLN juga mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar gardu listrik. Kerusakan gardu akibat pencurian dapat menyebabkan pemadaman listrik massal dan membahayakan keselamatan umum.
Polisi Selidiki Jaringan Pencuri Kabel
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Andi Wijaya, mengatakan pihaknya akan menyelidiki apakah SD bekerja sendiri atau bagian dari jaringan pencuri kabel. "Kami akan dalami lebih lanjut. Barang bukti sudah kami amankan. Jika ada jaringan, kami akan kembangkan," tegasnya.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan serupa. Nyawa taruhannya, dan akibatnya bisa fatal seperti yang dialami SD. Warga sekitar berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi yang nekat mencuri kabel listrik.
Update perkembangan kasus ini akan kami sampaikan segera setelah ada informasi baru dari kepolisian dan rumah sakit.
Comments (0)