Lukisan Gua Muna Berusia 67.800 Tahun, Pecahkan Rekor Dunia

BARU SAJA TERKONFIRMASI — Lukisan purba di kawasan karst Liangkobori, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, kini dinyatakan berumur 67.800 tahun. Angka ini langsung memecahkan rekor dunia sebagai gamba...

Jul 13, 2026 - 18:06
0 0

BARU SAJA TERKONFIRMASI — Lukisan purba di kawasan karst Liangkobori, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, kini dinyatakan berumur 67.800 tahun. Angka ini langsung memecahkan rekor dunia sebagai gambar gua tertua yang pernah ditemukan, menggeser dominasi situs-situs prasejarah di Eropa.

Kronologi Penemuan yang Mengguncang Dunia Arkeologi

Tim peneliti gabungan dari dalam dan luar negeri merilis hasil analisis mutakhir menggunakan metode penanggalan uranium-series pada lapisan kalsit yang menutupi pigmen lukisan. Uji laboratorium yang rampung pekan ini menunjukkan usia minimal 67.800 tahun—jauh melampaui lukisan gua tertua sebelumnya yang berada di kisaran 44.000 tahun.

Lukisan yang menggambarkan sosok hewan dan cap tangan itu terletak di dinding gua kapur Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia. Kondisinya masih relatif utuh meski tergerus waktu puluhan ribu tahun. Penemuan ini sontak memicu gelombang minat global terhadap potensi arkeologi Indonesia, khusususnya di jalur Wallacea yang selama ini minim eksplorasi.

Respons Cepat dan Dorongan Strategis

Menteri Kebudayaan Fadli Zon langsung merespons temuan ini dengan menyatakan komitmen penuh untuk menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai pusat studi peradaban prasejarah. “Ini bukan sekadar rekor. Ini bukti bahwa Nusantara adalah panggung utama evolusi manusia modern,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi empat menit lalu.

Pemerintah daerah bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya kini bersiaga penuh mengamankan situs. Rencana percepatan penetapan sebagai kawasan lindung nasional sudah di atas meja. Evakuasi akses liar dan pembatasan pengunjung langsung diterapkan demi mencegah kerusakan.

Fakta Kunci

  • Usia terkonfirmasi: 67.800 tahun (metode uranium-series).
  • Lokasi: Gua Liangkobori, Desa Liangkobori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sultra.
  • Analogi: Lebih tua 23.800 tahun dari lukisan gua tertua sebelumnya (Sulawesi Selatan, 44.000 tahun).
  • Isi lukisan: Figur hewan besar dan cetakan tangan manusia purba.
  • Status darurat: Situs langsung ditutup sementara, patroli 24 jam diberlakukan.

Implikasi Ilmiah dan Masa Depan

Temuan ini membalikkan banyak teori mapan tentang rute migrasi manusia modern. Selama ini, Eropa dianggap sebagai pusat seni prasejarah. Kini, Sulawesi justru muncul sebagai episentrum awal kreativitas manusia. Data baru ini mendorong para peneliti untuk memetakan ulang jalur persebaran Homo sapiens di Asia Tenggara dan Oseania.

Tim arkeolog telah memulai survei di 12 gua sekitar Muna yang diduga menyimpan lapisan budaya serupa. Penggalian terbatas darurat direncanakan bulan depan, sambil menunggu izin penuh dari otoritas pusat. Satu hal pasti: Indonesia tidak lagi hanya menjadi konsumen narasi sejarah dunia, tetapi penulis babak pertamanya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User