JAKARTA — Produsen makanan sehat PT Lemonilo Indonesia Sehat terus memperluas portofolio bisnis kudapannya di pasar domestik. Perusahaan resmi meluncurkan produk inovasi teranyar bertajuk Brownies Cruunchy Shoor, sebuah camilan cokelat berbentuk remahan rice crispy yang dirancang khusus untuk memberikan kepraktisan tinggi bagi konsumen segmen anak-anak dan keluarga.
Peluncuran varian anyar ini menjadi strategi Lemonilo dalam mendiversifikasi lini produk makanan ringan siap santap (ready-to-eat). Berbeda dari varian terdahulu yang hadir dalam bentuk potongan kotak padat, produk ini menghadirkan sensasi menikmati brownies dengan cara baru yang lebih dinamis dan fleksibel.
Inovasi Format Baru Lewat Konsep "Sat Set Shoor"
Langkah Lemonilo merilis produk remahan ini berangkat dari riset mendalam mengenai kebiasaan mengonsumsi camilan di kalangan anak usia dini. Perusahaan mengusung konsep konsumsi yang dinamai "Sat Set Shoor" untuk memangkas kerumitan saat menikmati makanan ringan.
- Kemudahan Konsumsi: Konsumen hanya perlu merobek ujung kemasan saset tanpa memerlukan alat bantu pemotong atau sendok.
- Bebas Repot: Isi remahan rice crispy berlapis cokelat dapat langsung dituangkan (shoor) ke dalam mulut tanpa mengotori tangan.
- Portabilitas Tinggi: Ukuran kemasan yang ringkas mempermudah orang tua untuk menyelipkannya ke dalam saku atau kotak bekal sekolah.
Marcomm Lead Lemonilo, Mulyawan, menegaskan bahwa perubahan gaya hidup masyarakat modern menuntut kehadiran produk yang serba cepat namun tetap menyenangkan bagi anak-anak.
"Orang-orang itu butuh sesuatu yang simpel dan praktis. Terutama buat anak-anak yang memiliki mobilitas dan aktivitas tinggi, format ini dirancang agar mereka bisa menikmati camilan secara mandiri tanpa berantakan," ujar Mulyawan dalam acara Media Hub di kawasan Plaza Senayan, Jakarta.
Penetrasi Ritel Tradisional dan Strategi Harga Terjangkau
Selain kebaruan dari segi format fisik, Lemonilo juga menerapkan strategi penetrasi pasar yang agresif melalui pemangkasan harga jual. Brownies Cruunchy Shoor dibanderol dengan harga eceran sekitar Rp2.000 per bungkus, jauh lebih ekonomis dibandingkan versi biskuit kotak reguler yang dijual di kisaran Rp5.500.
Penetapan harga ekonomis ini sengaja diarahkan guna mengamankan pangsa pasar di saluran ritel tradisional, seperti warung kelontong dan toko kelontong di sekitar pemukiman serta sekolah. Sasaran utama konsumen produk ini difokuskan pada anak-anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga bangku kelas tiga Sekolah Dasar (SD), beserta para ibu yang menjadi pengambil keputusan belanja harian.
- Target Konsumen Utama: Anak usia 4–9 tahun (TK hingga kelas 3 SD).
- Kanal Distribusi Utama: Warung kelontong dan jaringan ritel tradisional nasional.
- Keunggulan Produk: Kombinasi tekstur renyah rice crispy, balutan cokelat pekat, dan harga ramah kantong.
Melalui peluncuran varian terjangkau ini, Lemonilo optimistis mampu memperluas basis konsumen di luar segmen modern market, sekaligus memperkuat penetrasi merek di pasar makanan ringan keluarga Indonesia.
Comments (0)