Lecuona Akhiri Rentetan 25 Kemenangan Bulega di WSBK Inggris 2026

DOMINASI mutlak Nicolo Bulega di World Superbike akhirnya tumbang. Iker Lecuona tampil sebagai pembunuh raksasa dengan memenangi Race 1 seri Inggris di Sirkuit Donington Park, menghentikan laju 25 kem...

Jul 12, 2026 - 09:11
0 0
Lecuona Akhiri Rentetan 25 Kemenangan Bulega di WSBK Inggris 2026

DOMINASI mutlak Nicolo Bulega di World Superbike akhirnya tumbang. Iker Lecuona tampil sebagai pembunuh raksasa dengan memenangi Race 1 seri Inggris di Sirkuit Donington Park, menghentikan laju 25 kemenangan beruntun sang juara bertahan.

Pembalap Aruba.it Racing-Ducati itu menyalip Bulega di lap kelima selepas tikungan Craner Curves dan tak pernah menoleh ke belakang lagi. Lecuona melintasi garis finis dengan selisih 3,2 detik, sekaligus mengamankan kemenangan perdananya musim ini.

Kronologi Kiamat Rekor

Sejak start, Bulega sebenarnya merebut hole shot dan memimpin empat lap awal. Namun tekanan bertubi-tubi Lecuona di sektor cepat memaksa Bulega melakukan kesalahan pengereman di Melbourne Hairpin, membuka celah yang langsung dieksploitasi Lecuona secara klinis.

Selepas memimpin, Lecuona menjaga ritme balapan dengan sempurna. Posisi terdepan tak tergoyahkan meski Bulega berusaha membalas di fase penutup. Situasi ini mengingatkan pada dominasi Bulega yang tak tersentuh selama paruh pertama musim, kini justru menjadi bumerang.

  • 25: jumlah kemenangan beruntun Bulega sebelum Donington
  • 3,2 detik: selisih finis terbesar Bulega kalah sejak awal 2025
  • Lap 5: momen penyalipan krusial di Craner Curves
  • Kemenangan pertama Lecuona di 2026, sekaligus kemenangan ke-6 sepanjang karier WSBK-nya

Reaksi dan Dampak

Di parc fermé, Lecuona tak kuasa menahan emosi. “Akhirnya! Saya tahu Donington adalah trek yang tepat untuk mematahkan rekor ini. Kru memberikan motor yang fantastis,” ujarnya singkat. Sementara Bulega mengakui kekalahan dengan sportif: “Iker lebih cepat hari ini. Rentetan kemenangan memang harus berakhir suatu saat, dan saya justru lega sekarang fokus bisa kembali ke kejuaraan.”

Meski kalah, Bulega masih kokoh di puncak klasemen dengan selisih 89 poin dari Lecuona yang naik ke posisi tiga. Namun secara psikologis, kekalahan ini membuka lembaran baru: para rival kini tahu bahwa sang juara bisa dikalahkan.

Chief mekanik Aruba Ducati, Marco Zambenedetti, menyebut kemenangan itu sebagai hasil dari revisi set-up elektronik yang agresif. “Kami memutuskan mengambil risiko dengan strategi power delivery maksimal. Risiko itu terbayar lunas,” katanya.

Race 2 dan Superpole Race akan berlangsung Minggu esok dengan potensi cuaca hujan yang bisa kembali mengacak peta persaingan. Namun satu hal sudah pasti: era tak terkalahkan Bulega sudah menjadi sejarah. Donington Park akan dikenang sebagai lokasi pemakaman rekor terpanjang dalam sejarah World Superbike modern.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User