Lebih dari 1 Juta Pemudik Manfaatkan Diskon Tarif Penyeberangan Feri
Jakarta – Program stimulus ekonomi berupa pemotongan tarif penyeberangan kapal feri yang digelar pemerintah pada masa libur sekolah menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga minggu ini, realisasi p
Jakarta – Program stimulus ekonomi berupa pemotongan tarif penyeberangan kapal feri yang digelar pemerintah pada masa libur sekolah menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga minggu ini, realisasi penggunaan diskon telah mencapai 90,04% dari total target yang dicanangkan, menandakan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan momentum liburan dengan tarif transportasi yang lebih bersahabat.
Realisasi Mencapai 90 Persen dari Target Stimulus Libur Sekolah
Berdasarkan data yang dihimpun oleh media kami, pemerintah sebelumnya menetapkan target ambisius agar potongan harga ini bisa dinikmati oleh sebanyak 1.206.585 unit, yang merupakan akumulasi dari penumpang pejalan kaki dan kendaraan. Hingga tanggal 5 Juli 2026, angka penebusan telah menyentuh 1.086.400 penumpang dan kendaraan. Capaian ini menegaskan bahwa kebijakan stimulus tersebut tepat sasaran dalam mendorong mobilitas wisatawan dan pemudik selama arus libur panjang.
Rincian Penerima Manfaat Program
Pemerintah merinci lebih detail terkait distribusi penerima manfaat yang didominasi oleh penumpang yang membawa kendaraan pribadi. Laporan menyebutkan bahwa dari total 1.086.400 unit yang telah menggunakan diskon, tercatat sebanyak 907.409 penumpang di dalam kendaraan serta tambahan 178.991 penumpang pejalan kaki. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang dengan potongan tarif mencapai 341.210 unit. Angka-angka ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memilih menggunakan transportasi darat pribadi yang dilanjutkan dengan penyeberangan laut untuk mencapai destinasi wisata atau kampung halaman mereka.
“Rincian dari penerima manfaat yakni sebanyak 907.409 penumpang dalam 341.210 kendaraan dan 178.991 penumpang pejalan kaki. Program ini merupakan komitmen kami untuk menjaga daya beli dan memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat di masa liburan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, dalam keterangan resmi yang diterima tim redaksi kami, Minggu (5/7/2026).
Masa berlaku program diskon ini sendiri telah dijadwalkan sejak tanggal 20 Juni dan akan resmi berakhir secara menyeluruh pada 5 Juli 2026, bertepatan dengan puncak arus balik libur sekolah. Para pemangku kebijakan berharap, dengan terserapnya hampir seluruh kuota diskon, roda perekonomian di daerah-daerah tujuan wisata, khususnya yang mengandalkan akses penyeberangan feri, dapat bergerak lebih optimal selama periode puncak pariwisata domestik ini.
Comments (0)