Kubu Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak dengan Ruben Onsu

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah isu eksploitasi anak mencuat di media sosial. Pihak Sarwendah dengan tegas membantah se

Jul 16, 2026 - 18:12
0 0
Kubu Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak dengan Ruben Onsu

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas setelah isu eksploitasi anak mencuat di media sosial. Pihak Sarwendah dengan tegas membantah semua tuduhan yang beredar di tengah proses gugatan hak asuh ketiga anak mereka. Kuasa hukum Sarwendah menyebut tuduhan itu sebagai upaya untuk memengaruhi opini publik dan merusak nama baik kliennya.

Gugatan Hak Asuh yang Makin Memanas

Perjalanan rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru setelah Ruben resmi mengajukan gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya telah berpisah sejak beberapa waktu lalu, namun konflik justru bergulir ke ranah hukum ketika perebutan hak asuh terhadap Thalia, Thania, dan Betrand Peto menjadi sorotan publik.

Di tengah proses hukum yang masih bergulir, sejumlah akun anonim di media sosial melontarkan narasi bahwa Sarwendah diduga melakukan eksploitasi terhadap anak-anaknya. Tuduhan ini semakin meluas setelah sejumlah unggahan video dan foto anak-anak di akun resmi dan kanal YouTube Sarwendah viral dan menuai komentar pedas dari warganet.

Tudingan Eksploitasi di Media Sosial

Isu eksploitasi anak bermula dari potongan konten yang menampilkan anak-anak Sarwendah dalam berbagai aktivitas. Sebagian netizen menilai bahwa anak-anak tersebut sering tampil di depan kamera dan dijadikan konten demi meraup keuntungan ekonomi. Narasi ini dengan cepat menyebar dan dikaitkan dengan gugatan hak asuh, menimbulkan spekulasi liar di kalangan penggemar kedua belah pihak.

"Kami menerima banyak laporan bahwa ada pihak yang sengaja menyebarkan fitnah bahwa klien kami mengeksploitasi anak. Ini tidak benar dan sangat kejam," ujar Ahmad Fikri, kuasa hukum Sarwendah, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/7/2026).

Bantahan Resmi dari Pihak Sarwendah

Dalam konferensi pers yang digelar secara terbatas, tim hukum Sarwendah memberikan klarifikasi lugas. Mereka menekankan bahwa tidak ada satu pun bentuk eksploitasi yang dilakukan oleh Sarwendah terhadap ketiga anaknya. Konten yang beredar hanyalah dokumentasi kegiatan anak-anak yang dipublikasikan dengan batasan ketat dan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang mereka.

"Anak-anak tidak pernah dijadikan alat komersial. Semua konten yang ditampilkan sudah melalui pertimbangan matang dan persetujuan bersama. Justru klien kami yang sangat protektif terhadap anak-anaknya," tegas Fikri.

Pihak Sarwendah juga menyoroti kronologi munculnya isu tersebut. Mereka menduga ada upaya sistematis untuk mendiskreditkan Sarwendah di mata pengadilan sehingga gugatan hak asuh bisa dimenangkan oleh pihak lawan. "Ini murni fitnah keji yang bertujuan mengganggu proses hukum," sambungnya.

Fokus pada Kepentingan Terbaik Anak

Tim kuasa hukum menegaskan bahwa Sarwendah selalu mengutamakan pendidikan, kesehatan, dan privasi anak-anak. Beberapa poin penting yang disampaikan dalam bantahan tersebut antara lain:

  • Tidak ada konten yang mengandung unsur eksploitasi atau melanggar norma perlindungan anak.
  • Anak-anak hanya tampil dalam momen kebersamaan keluarga, bukan untuk tujuan komersial semata.
  • Semua keputusan terkait publikasi konten telah melalui persetujuan orang tua dan manajemen yang ketat.
  • Sarwendah terbuka untuk berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) jika diperlukan.

Pernyataan ini sekaligus membantah anggapan bahwa kanal YouTube Sarwendah sengaja memanfaatkan ketenaran anak-anak demi monetisasi. Klarifikasi ini diharapkan mampu meredam spekulasi dan mengembalikan fokus pada penyelesaian gugatan yang seharusnya berlandaskan fakta hukum, bukan opini liar di media sosial.

Reaksi Publik dan Langkah Selanjutnya

Hingga berita ini diturunkan, komentar warganet masih terbelah. Sebagian mendukung Sarwendah dan mengapresiasi keterbukaan klarifikasi yang diberikan, sementara sebagian lainnya masih menunggu putusan pengadilan yang adil. Pihak Sarwendah berencana melaporkan akun-akun yang diduga menyebarkan fitnah kepada pihak berwajib sebagai bukti keseriusan menjaga nama baik keluarga.

Proses gugatan hak asuh sendiri masih dalam tahap mediasi. Kedua belah pihak dijadwalkan akan kembali menjalani sidang tertutup pekan depan. Publik tentu berharap agar seluruh proses berjalan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak yang menjadi korban sesungguhnya dalam pusaran konflik rumah tangga ini.

[SOCIAL_TWEET]: Kubu Sarwendah bantah tegas isu eksploitasi anak di tengah gugatan hak asuh dengan Ruben Onsu. β€œIni fitnah keji yang ingin pengaruhi proses hukum,” tegas kuasa hukumnya. #Sarwendah #RubenOnsu #EksploitasiAnak[SOCIAL_TG]: 😱 Kubu Sarwendah akhirnya buka suara! Tuduhan eksploitasi anak yang ramai di medsos dibantah habis-habisan. Kuasa hukum sebut upaya pengaruhi pengadilan. Baca klarifikasinya di sini! πŸ”₯ #Sarwendah #GugatanAsuh

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User