Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

Beritatercepat.com — Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Selasa (30/6/2026), tercatat 1.943 orang meninggal dunia dalam bencana ganda

Jul 07, 2026 - 23:20
0 0
Korban Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

Beritatercepat.com — Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Selasa (30/6/2026), tercatat 1.943 orang meninggal dunia dalam bencana ganda yang melanda negara tersebut. Evakuasi korban dan pencarian orang hilang masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan data terbaru yang memilukan itu dalam keterangan resminya hari ini. Menurutnya, selain korban jiwa, sebanyak 15.866 orang kehilangan tempat tinggal dan 10.571 lainnya mengalami luka-luka. "Ini adalah tragedi kemanusiaan yang sangat berat. Kami terus bekerja tanpa henti untuk menyelamatkan setiap nyawa yang masih bisa tertolong," ujar Rodriguez. Pemerintah Venezuela telah mendirikan puluhan posko pengungsian darurat untuk menampung para korban yang rumahnya hancur lebur.

Evakuasi Berlangsung Dramatis

Tim penyelamat gabungan dari militer, pemadam kebakaran, dan relawan masih berjibaku di antara reruntuhan bangunan. Sebagian besar korban ditemukan di wilayah pesisir utara Venezuela yang paling parah dilanda gempa. Guncangan berkekuatan magnitudo tinggi itu terjadi secara beruntun, membuat banyak bangunan tua dan sekolah ambruk seketika. Menurut laporan di lapangan, proses evakuasi terkendala jalan yang retak dan longsor di beberapa titik, sehingga bantuan terlambat tiba di daerah terpencil.

Media kami menghimpun informasi bahwa jumlah luka-luka kemungkinan terus bertambah karena banyak warga yang belum terjangkau tim medis. Sejumlah rumah sakit darurat didirikan di tenda-tenda besar di lapangan terbuka. Palang Merah Venezuela mengerahkan ratusan relawan dan empat unit ambulans tambahan untuk mempercepat penanganan korban.

"Ini adalah tragedi kemanusiaan yang sangat berat. Kami terus bekerja tanpa henti untuk menyelamatkan setiap nyawa yang masih bisa tertolong."

Jorge Rodriguez menambahkan, bantuan sudah mulai mengalir dari negara-negara tetangga. Brasil dan Kolombia mengirim tim SAR serta obat-obatan. Namun, kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda, selimut, dan air bersih. Cuaca tropis yang lembab dikhawatirkan memicu penyebaran penyakit di pengungsian.

Dalam briefing singkatnya, Rodriguez juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. "Kami berdoa agar yang hilang segera ditemukan, dan yang terluka segera pulih," katanya. Sementara itu, para ahli geologi memperingatkan kemungkinan gempa susulan meskipun intensitasnya menurun. Warga diimbau tetap waspada dan tidak kembali ke rumah yang strukturnya rusak berat.

Pemerintah Venezuela menyatakan tiga hari berkabung nasional mulai Rabu besok. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih terus menyisir puing-puing dengan harapan menemukan korban selamat. Total korban diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan laporan dari daerah-daerah yang baru bisa diakses.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User