Koalisi Sipil Desak Investigasi Transparan Kematian Sutrimo

JAKARTA, MENIT LALU – Desakan keras pengungkapan transparan kematian Sutrimo meledak dari koalisi masyarakat sipil. Jasad pria itu ditemukan di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, dan kini sorota...

Jul 28, 2026 - 09:49
0 0
Koalisi Sipil Desak Investigasi Transparan Kematian Sutrimo

JAKARTA, MENIT LALU – Desakan keras pengungkapan transparan kematian Sutrimo meledak dari koalisi masyarakat sipil. Jasad pria itu ditemukan di depan Klinik Mordent, Jakarta Selatan, dan kini sorotan tajam tertuju pada proses investigasi.

Tubuh korban pertama kali dilihat oleh warga sekitar pada Selasa dini hari. Laporan visual dari lokasi menunjukkan adanya luka-luka yang belum bisa dipastikan penyebabnya. Polisi langsung mengamankan area dan memasang garis polisi.

Koalisi yang terdiri dari berbagai organisasi pegiat hak asasi manusia ini menuntut beberapa hal pokok:

  • Investigasi tuntas dan transparan oleh kepolisian.
  • Autopsi forensik mandiri untuk memastikan sebab pasti kematian.
  • Perlindungan dan jaminan hak-hak korban, termasuk pendampingan hukum.
  • Keterbukaan informasi kepada publik selama proses berlangsung.

“Kami tidak menerima jika kasus ini ditutup-tutupi. Setiap warga negara berhak atas keadilan,” tegas juru bicara koalisi dalam keterangan tertulis yang disebar ke media.

Pihak keluarga Sutrimo dilaporkan tengah dalam kondisi sangat terpukul. Mereka berharap aparat bisa segera mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Sejumlah saksi mata menyebut sempat mendengar suara ribut-ribut beberapa jam sebelum penemuan, namun belum ada konfirmasi resmi.

Klinik Mordent sendiri hingga kini belum memberikan pernyataan resmi. Beberapa karyawan yang ditemui di lokasi enggan berkomentar. Suasana di sekitar klinik terlihat mencekam dengan penjagaan ketat dari petugas.

Tuntutan Transparansi dan Akuntabilitas

Koalisi sipil menekankan bahwa transparansi adalah kunci. Mereka meminta agar setiap langkah investigasi dilaporkan secara berkala ke publik. Ini demi mencegah spekulasi liar dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Lebih lanjut, koalisi mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan. Jaminan hak korban bukan hanya soal pengungkapan, tetapi juga tentang pemulihan dan restitusi bagi keluarga. “Negara harus hadir untuk warganya,” bunyi pernyataan lanjutan dari koalisi.

Data sementara dari kepolisian menunjukkan bahwa identitas Sutrimo sudah dikonfirmasi melalui kartu pengenal yang ditemukan di lokasi. Usia korban diperkirakan sekitar 45 tahun. Motif kematian masih didalami oleh tim reserse.

Publik pun ramai merespons kasus ini di media sosial. Tagar #UsutTuntasSutrimo sempat trending di beberapa platform. Pengamat keamanan menilai tekanan publik bisa menjadi dorongan positif bagi aparat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka atau keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang. Koalisi sipil berjanji akan terus mengawal proses ini hingga titik terang.

Setiap perkembangan baru akan segera diumumkan. Pantau terus kanal Beritatercepat untuk info terkini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User