Kepercayaan Publik Terhadap Pemberantasan Korupsi Era Prabowo Melesat
JAKARTA — Kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintahan Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi melonjak tajam. Temuan terbaru Studi Demokrasi Rakyat (SDR) menunjukkan mayoritas warga menil...
JAKARTA — Kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintahan Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi melonjak tajam. Temuan terbaru Studi Demokrasi Rakyat (SDR) menunjukkan mayoritas warga menilai upaya penegakan hukum kini berjalan tanpa intervensi dan tidak pandang bulu.
Direktur SDR Hari Purwanto mengungkapkan, hasil survei nasional yang melibatkan ribuan responden itu menegaskan bahwa masyarakat mulai melihat perubahan nyata. “Publik percaya Pak Prabowo tidak main-main. Setiap kasus besar ditangani secara profesional, tanpa melihat latar belakang politik atau kedekatan personal,” ujarnya dalam paparan daring, Selasa (8/7).
Angka Kepuasan Naik Dua Kali Lipat
Survei yang digelar sepanjang Juni 2025 tersebut mencatat 72,4 persen responden menyatakan puas dengan kinerja penindakan korupsi. Angka ini naik hampir dua kali lipat dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan terlihat di kalangan anak muda dan pelaku usaha.
Hari menambahkan, dukungan publik menguat terutama setelah sejumlah operasi tangkap tangan yang menyasar pejabat tinggi negara dan pimpinan daerah. “Masyarakat melihat tidak ada lagi zona nyaman bagi koruptor. Langkah aparat semakin terukur dan transparan,” katanya.
Penindakan Merata Tanpa Tebang Pilih
Salah satu indikator kunci yang dikaji SDR adalah persepsi imparsialitas. Sebanyak 68,7 persen responden menilai penegakan hukum antikorupsi era ini tidak tebang pilih. Hari menjelaskan bahwa kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian di bawah arahan Presiden Prabowo berhasil memutus rantai impunitas.
Beberapa penyidikan yang melibatkan mantan pejabat partai koalisi pemerintahan justru menjadi bukti ketegasan tersebut. “Ketika orang dekat sekali pun terseret dan diproses tanpa perlindungan, masyarakat melihat itu sebagai sinyal bahwa hukum benar-benar menjadi panglima,” tegas Hari.
Dampak pada Iklim Investasi
Selain mengerek citra pemerintah, membaiknya persepsi antikorupsi turut berdampak pada kepercayaan investor. SDR mencatat indeks keyakinan pelaku pasar terhadap kebijakan tata kelola bersih berada di level 81,4 poin, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Beberapa pengamat ekonomi mengaitkan lonjakan ini dengan efisiensi anggaran pasca-penindakan dan pengurangan kebocoran dana publik.
Hari menyebut, langkah Prabowo menggandeng berbagai elemen masyarakat sipil dalam pengawasan proyek strategis nasional ikut memperkuat ekosistem antikorupsi. “Ini bukan hanya kerja aparat, tetapi gerakan kolektif yang didorong langsung oleh pimpinan tertinggi,” pungkasnya.
Dengan tren peningkatan ini, ekspektasi publik terhadap reformasi birokrasi pun kian tinggi. SDR merekomendasikan agar pemerintah terus memperkuat digitalisasi layanan publik dan sistem pelaporan yang responsif guna mempertahankan momentum kepercayaan yang telah susah payah dibangun.
Baca juga:
Comments (0)