Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Korban Kebakaran Bangkok
BARU SAJA, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda kawasan Lat Phrao, Bangkok...
BARU SAJA, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand, pada Minggu (12/7). Hingga berita ini diturunkan, nihil laporan WNI terluka atau meninggal dunia.
Kronologi dan Lokasi Kejadian
Kebakaran besar dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat di sebuah kawasan padat aktivitas komersial di Lat Phrao. Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah bangunan, memicu kepanikan warga serta respons darurat dari otoritas pemadam kebakaran Bangkok. Tim pemadam mengerahkan puluhan unit untuk menjinakkan si jago merah yang baru bisa dikendalikan sepenuhnya setelah beberapa jam.
Sumber di lapangan menyebutkan bahwa asap tebal membubung tinggi dan terlihat dari berbagai penjuru distrik tersebut. Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti musibah ini, sementara proses evakuasi dan pendataan korban terus berlangsung.
Respons Cepat Kemlu dan KBRI
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa begitu informasi kebakaran diterima, KBRI Bangkok langsung berkoordinasi intensif dengan otoritas keamanan dan penanganan bencana Thailand. “Kami segera mengaktifkan jalur komunikasi darurat untuk memastikan kondisi WNI di sekitar lokasi kejadian. Hasil pengecekan lapangan dan data rumah sakit setempat sejauh ini tidak menemukan satu pun WNI yang menjadi korban,” tegasnya.
KBRI Bangkok juga membuka posko pemantauan virtual serta menyiagakan nomor hotline perlindungan selama 24 jam. Langkah ini merupakan bagian dari prosedur tetap yang diterapkan setiap kali terjadi insiden yang berpotensi mengancam keselamatan warga Indonesia di luar negeri.
Data dan Kondisi WNI di Thailand
Berdasarkan data resmi Kemlu, terdapat lebih dari 5.000 WNI yang menetap maupun sedang berkunjung di wilayah Bangkok dan sekitarnya. Kawasan Lat Phrao sendiri dikenal sebagai salah satu area dengan konsentrasi WNI yang cukup signifikan, karena banyak pekerja migran dan pelajar Indonesia yang berdomisili di sana. Meski demikian, hasil pendataan cepat menunjukkan seluruh WNI di zona terdampak berada dalam kondisi aman.
Juru bicara Kemlu menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban susulan. “Kami tidak akan berhenti memantau sampai status darurat benar-benar dicabut oleh otoritas setempat,” imbuhnya.
Imbauan untuk WNI
Menghadapi situasi darurat semacam ini, Kemlu mengimbau seluruh WNI di Thailand untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Warga Indonesia diminta segera melapor ke KBRI Bangkok jika membutuhkan bantuan pendampingan atau informasi lebih lanjut. Nomor darurat KBRI dan aplikasi lindung yang terintegrasi dengan sistem pelaporan langsung disiagakan untuk mempercepat respons.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya registrasi data diri WNI melalui portal Peduli WNI agar proses evakuasi dan perlindungan dapat berjalan lebih efektif. Kemlu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan maksimal di tengah berbagai potensi risiko yang dihadapi warga Indonesia di mancanegara.
Baca juga:
Comments (0)