Kecelakaan Kapal di Selayar, 46 Penumpang Terdampak
BARU SAJA — Sebuah kapal kayu pengangkut penumpang dilaporkan mengalami insiden serius di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Senin dini hari. Kapal yang mengangkut 46 orang itu kini ...
BARU SAJA — Sebuah kapal kayu pengangkut penumpang dilaporkan mengalami insiden serius di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Senin dini hari. Kapal yang mengangkut 46 orang itu kini menjadi fokus operasi penyelamatan besar-besaran di tengah cuaca ekstrem.
Detik-Detik Kejadian
Menurut keterangan saksi mata, kapal bernama lambung KLM Nurul Salsa itu tengah dalam pelayaran rutin ketika tiba-tiba dihantam gelombang tinggi dan angin kencang. Sekitar pukul 03.00 WITA, lambung kapal dilaporkan mulai kemasukan air setelah terdengar benturan keras. Awak kapal segera mengeluarkan sinyal darurat menggunakan radio komunikasi ke posko terdekat.
“Kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Namun, medan berat dengan tinggi gelombang mencapai 3–4 meter sangat menghambat laju tim,” ujar Kepala Kantor SAR setempat yang enggan disebutkan namanya.
Enam Penumpang Berhasil Dievakuasi
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polair, dan nelayan setempat berhasil mengevakuasi enam penumpang dalam kondisi selamat. Mereka ditemukan terapung menggunakan jaket pelampung tidak jauh dari titik koordinat insiden. Keenam korban selamat langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, beberapa di antaranya mengalami hipotermia ringan.
Sementara itu, 40 penumpang lainnya masih dalam proses penanganan intensif. Petugas di lapangan mengonfirmasi bahwa semua orang yang tersisa berada di dalam kapal yang kini dalam posisi miring dan terombang-ambing di tengah badai. Belum ada laporan korban jiwa hingga berita ini diturunkan, namun kondisi kritis terus dipantau.
Cuaca Buruk Jadi Kendala Utama
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah Kepulauan Selayar sejak Sabtu lalu. Kecepatan angin yang mencapai 40–50 km/jam serta jarak pandang terbatas membuat proses evakuasi lanjutan tersendat. Beberapa kapal SAR terpaksa mengurangi kecepatan demi keselamatan personel.
“Kami belum bisa menerjunkan helikopter karena kondisi angin sangat tidak memungkinkan. Operasi lebih difokuskan lewat jalur laut dengan perahu karet,” ujar salah seorang petugas di posko darurat.
Fakta Kunci Kecelakaan
- Nama Kapal: KLM Nurul Salsa
- Jumlah Penumpang: 46 orang
- Korban Dievakuasi: 6 penumpang dalam kondisi selamat
- Lokasi: Sekitar 7 mil laut dari pesisir Kepulauan Selayar
- Waktu Kejadian: Senin dini hari, pukul 02.45 WITA
- Tim Terlibat: Basarnas, TNI AL, Polair, nelayan
- Kendala Utama: Gelombang tinggi 3–4 meter, angin kencang, visibilitas rendah
Update terakhir menyebutkan bahwa posko darurat telah didirikan di Pelabuhan Benteng. Puluhan keluarga penumpang terlihat cemas menunggu kabar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya memperluas jangkauan pencarian, dengan menambah personel dan peralatan SAR tambahan dari Makassar yang sedang dalam perjalanan.
Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setiap saat melalui saluran resmi Basarnas. Warga diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Comments (0)