Pencuri Bobol Dapur MBG Mojokerto, Operasional Lumpuh Total
MOJOKERTO, DETIK INI JUGA — Aktivitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, mendadak terhenti. Seluruh perabotan vital raib digasak maling dalam aksi pembobola...
MOJOKERTO, DETIK INI JUGA — Aktivitas Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, mendadak terhenti. Seluruh perabotan vital raib digasak maling dalam aksi pembobolan yang terjadi dini hari tadi. Akibatnya, distribusi ribuan porsi makanan bergizi untuk anak sekolah dan ibu hamil terpaksa ditunda tanpa kepastian.
Kronologi Pencurian
Aksi pencurian terungkap saat petugas dapur tiba pada pukul 04.30 WIB untuk memulai persiapan masak. Pintu belakang ditemukan dalam kondisi rusak, sementara ruang dapur telah kosong melompong. Sejumlah perabotan utama lenyap tanpa jejak.
- Waktu kejadian: Sekitar pukul 02.00-03.30 WIB dini hari.
- Barang digondol: Kompor gas industri, tabung elpiji 50 kg, panci presto besar, blender kapasitas 10 liter, dan keranjang penyimpanan bahan pangan.
- Total kerugian: Ditaksir mencapai Rp85 juta, termasuk biaya perbaikan pintu dan pemasangan ulang instalasi gas.
Pelaku Ditangkap Kurang dari 6 Jam
Unit Reskrim Polsek Mojosari bergerak cepat. Berbekal rekaman CCTV dari rumah warga sekitar, polisi mengidentifikasi sebuah mobil pikap mencurigakan yang melintas di jalan gang menuju dapur MBG.
“Kami lacak kendaraan itu hingga ke wilayah Kecamatan Pungging. Pelaku kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan,” ungkap Kapolsek Mojosari, AKP Rendra Wibisono, dalam konferensi pers singkat.
Tersangka diketahui bernama Bambang Suroso (42), warga Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging. Ia merupakan residivis kasus pencurian yang baru bebas dari Lapas Porong enam bulan lalu. Polisi turut menyita seluruh barang curian yang masih tersimpan di garasi rumah pelaku.
Dapur MBG Lumpuh, Ribuan Porsi Tertunda
Dapur MBG Mojosari melayani 2.400 penerima manfaat setiap hari, terdiri dari siswa PAUD, SD, SMP, santri pondok pesantren, serta ibu hamil dan menyusui di lima desa sekitar. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Mojosari, Anik Kurniawati, menyatakan operasional terpaksa dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
- Penerima manfaat terdampak: 2.400 orang kehilangan jatah makan siang bergizi hari ini.
- Stok bahan pangan: Sayur dan daging segar untuk menu hari ini terpaksa dialihkan ke dapur MBG terdekat di Kecamatan Bangsal untuk menghindari pembusukan.
- Menu yang batal disalurkan: Nasi putih, semur daging sapi, tumis buncis wortel, dan buah pisang.
“Kami sedang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Badan Gizi Nasional untuk mencari solusi darurat. Kemungkinan besok dapur sudah bisa beroperasi kembali dengan peralatan pinjaman dari dapur MBG di daerah lain,” ujar Anik.
Respons Warga dan Pemerintah Daerah
Peristiwa ini mengundang kemarahan warga. Para orang tua siswa mengaku kecewa karena anak-anak mereka tidak mendapat asupan gizi seimbang yang telah diandalkan selama tiga bulan terakhir.
Sementara itu, Penjabat Bupati Mojokerto, Teguh Gunawan, menyampaikan kecaman keras atas aksi pencurian tersebut. “Ini bukan sekadar pencurian biasa, tapi mencuri hak anak-anak kita untuk tumbuh sehat dan cerdas. Saya minta polisi memproses tersangka seberat-beratnya,” tegasnya.
Pemkab Mojokerto juga akan memasang sistem keamanan berlapis di seluruh titik dapur MBG, termasuk penambahan CCTV, penerangan, dan penjagaan malam oleh petugas Linmas setempat.
Ancaman Hukuman
Tersangka Bambang dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Namun, mengingat statusnya sebagai residivis, jaksa kemungkinan akan menuntut hukuman lebih berat.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah yang membantu pelaku menjual barang curian. “Kami belum menutup kemungkinan ada tersangka lain,” pungkas AKP Rendra.
Saat berita ini diturunkan, petugas teknis tengah memasang peralatan pengganti di Dapur MBG Mojosari untuk memastikan distribusi makanan esok hari kembali normal.
Comments (0)