Kebakaran Melanda Warung Makan di Bekasi, Diduga Korsleting Listrik Jadi Penyebab
Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan warung makan di kawasan Harapan Jaya, Bekasi Utara, pada Rabu malam (24/6). Peristiwa nahas ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang memicu percikan
Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan warung makan di kawasan Harapan Jaya, Bekasi Utara, pada Rabu malam (24/6). Peristiwa nahas ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang memicu percikan api di bagian dapur, lalu dengan cepat merambat ke seluruh konstruksi bangunan yang didominasi material kayu dan tripleks.
Berdasarkan laporan yang diterima Beritatercepat.com, pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi pertama kali menerima informasi kejadian ini sekitar pukul 21.21 WIB. Warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal dan kobaran api langsung berteriak panik dan berupaya melakukan pemadaman seadanya dengan alat seadanya, namun api telah telanjur besar.
Petugas call center Damkar Kota Bekasi, Ninu, membenarkan kebakaran ini saat dihubungi Beritatercepat.com. "Menurut informasi dari warga, itu warung makan, semacam warteg," ujarnya. Tak butuh waktu lama, petugas langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk menaklukkan si jago merah. Total empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan rescue dikirim ke lokasi untuk memastikan api tidak menjalar ke pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
Kronologi dan Dugaan Korsleting
Hasil identifikasi awal di lapangan menyebutkan bahwa api berasal dari instalasi kelistrikan di area dapur yang mengalami hubungan pendek. Sejumlah saksi mata mengungkapkan sempat mendengar suara letupan kecil dari arah warung sesaat sebelum api muncul. Pemilik warung yang tidak berada di tempat saat kejadian mengaku terpukul, namun bersyukur tidak ada korban jiwa karena warung sudah tutup pada jam tersebut.
Tim Damkar yang dipimpin langsung oleh perwira piket bekerja keras di tengah kepulan asap hitam. Api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu sekitar 45 menit. Meski demikian, bangunan warung makan beserta seluruh isinya ludes tak bersisa. Kerugian materi sementara diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Beruntung, tidak ada laporan korban luka atau jiwa dalam peristiwa ini, hanya kepanikan warga sekitar yang sempat mengevakuasi barang-barang berharga mereka.
Petugas kepolisian setempat juga telah memasang garis pembatas untuk memudahkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak Damkar mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di tempat usaha seperti warung makan, guna mencegah kejadian serupa. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Comments (0)