BREAKING — Jenderal Listyo Prabowo memberikan pesan penting kepada Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar seusai resmi memimpin Nahdlatul Ulama. Harapan besar disematkan kepada keduanya.
Pesan Kepankan Moderasi dan Stabilitas
Kapri dalam kesempatan resmi menekankan pentingnya menjaga moderasi agama di tengah tantangan zaman. Kata kunci yang berulang: kerukunan, toleransi, dan keberagaman Indonesia.
"NU memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa," tegas Listyo dalam keterangannya, Minggu.
Susunan Kepengurusan Baru PBNU
Gus Kikin resmi menduduki posisi Ketua Umum PBNU. KH Miftachul Akhyar dipercaya sebagai Rais Aam. Keduanya mendapat tugas berat membawa NU tetap relevan dan moderat.
- Gus Kikin: Ketua Umum PBNU
- KH Miftachul Akhyar: Rais Aam
- Fokus misi: perkuat kelembagaan dan jaga ukhuwah
Tiga Misi Utama Kepemimpinan Baru
Kapri menyampaikan tiga misi yang diharapkan berjalan di bawah komando Gus Kikin. Pertama, memperkokoh kelembagaan NU di seluruh Indonesia. Kedua, menjaga kerukunan antarumat beragama. Ketiga, mendukung stabilitas nasional lewat peran sosial.
"NU bukan hanya organisasi keagamaan. Tapi penjaga keutuhan Indonesia," terang Listyo.
Komitmen Baru PBNU untuk Umat
Di sisi lain, Gus Kikin dan Kiai Miftach langsung tancap gas. Keduanya menegaskan siap bekerja nyata untuk umat. Program penguatan pendidikan, ekonomi umat, dan dakwah moderat menjadi prioritas utama.
"Kami hadir untuk semua kalangan. Tanpa pandang suku dan agama," klaim Gus Kikin.
Sinergi PBNU dan Institusi Keamanan
Listyo memastikan siap bekerja sama dengan PBNU di berbagai bidang. Mulai dari penanganan bencana, sosial kemasyarakatan, hingga menjaga kondusivitas wilayah.
"Polri dan NU punya sejarah panjang. Ke depan, sinergi ini harus makin kuat," tukas Listyo.
Peran NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia menjadi sorotan. Masyarakat menunggu gebrakan nyata dari kepemimpinan baru ini.
Comments (0)