Sep 02, 2026
breaking

TNI Buka Latgab Super Garuda Shield 2026, 4.743 Personel 21 Negara Ikut Serta

BREAKING — TNI resmi membuka Latihan Gabungan Super Garuda Shield (SGS) 2026, Senin (25/8). Latihan militer terbesar di Asia Tenggara ini diikuti 4.743 personel dari 21 negara. Dipusatkan di tiga pu...

TNI Buka Latgab Super Garuda Shield 2026, 4.743 Personel 21 Negara Ikut Serta

BREAKING — TNI resmi membuka Latihan Gabungan Super Garuda Shield (SGS) 2026, Senin (25/8). Latihan militer terbesar di Asia Tenggara ini diikuti 4.743 personel dari 21 negara. Dipusatkan di tiga pulau strategis Indonesia.

Lokasi Strategis di Tiga Pulau

Latgab SGS 2026 diselenggarakan di tiga pulau berbeda. Lokasi dipilih untuk menguji kesiapan tempur全方位 (omnidirectional) pasukan. Peserta akan menjalani serangkaian simulasi pertempuran dan operasi gabungan.

  • 4.743 personel terlibat langsung
  • 21 negara peserta
  • 3 pulau menjadi area latihan
  • Dibuka Senin, ditutup 11 September

Peserta Internasional

Amerika Serikat dan Prancis dikonfirmasi ikut serta. Keduanya mengirim puluhan personel militer profesional. Selain itu, negara-negara ASEAN juga turut meramaikan latihan ini. Total ada 21 negara yang terlibat dalam latihan ini.

Latgab ini menjadi ajang展示 kekuatan militer Indonesia di kancah internasional. TNI berharap latihan ini meningkatkan interoperabilitas antar angkatan perang negara-negara peserta. Kolaborasi ini dianggap strategis untuk menjaga stabilitas kawasan.

Agenda dan Durasi

Latihan dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga 11 September 2026. Selama kurang lebih dua minggu, peserta akan menjalani berbagai skenario pertempuran. Mulai dari operasi darat, laut, hingga udara.

Agenda utama meliputi latihan tempur langsung (live fire). Peserta juga akan melakukan simulasi指挥控制系统 (command and control). Koordinasi antar unit dari berbagai negara menjadi fokus utama.

Tujuan Latihan

TNI menegaskan tujuan utama latihan adalah meningkatkan kemampuan tempur gabungan. Selain itu, latihan ini bertujuan memperkuat hubungan militer antar negara peserta. Sharing knowledge dan teknologi militer juga menjadi agenda penting.

Latgab SGS 2026 diharapkan mampu mencetak prajurit yang siap menghadapi ancaman modern. Tantangan keamanan kontemporer seperti terorisme dan perang hibrida akan masuk dalam skenario latihan.

Persiapan dan Dukungan Logistik

TNI telah menyiapkan dukungan logistik besar untuk mendukung kelancaran latihan. Infrastruktur di tiga pulau telah diperkuat. Fasilitas pendukung sepertipos komando dan markas lapangan sudah siap.

Alutsista terkini juga dikerahkaan dalam latihan ini. Helikopter, pesawat tempur, dan kendaraan tempur canggih akan dioperasikan. Koordinasi darat-udara menjadi salah satu aspek yang diutamakan.

Reaksi dan Dampak

Pengamat militer menyambut positif pelaksanaan latihan ini. Mereka menilai SGS 2026 menunjukkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian kawasan. Latihan ini juga menjadi bukti nyata kerja sama pertahanan regional.

Di sisi lain, latihan ini diharapkan tidak menimbulkan ketegangan di kawasan. TNI memastikan seluruh kegiatan dilakukan secara transparan dan sesuai hukum internasional.

UPDATE: Pembukaan resmi berlangsung sukses. Seluruh peserta sudah tiba di lokasi latihan. Tahap pertama akan dimulai besok dengan simulasi pendahuluan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User