Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman 30 Pohon Produktif untuk Ketahanan Pangan

PALEMBANG — Inisiatif hijau bergema di Mapolda Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho memimpin langsung penanaman 30 bibit pohon produktif sebagai wujud komitmen menjaga lingkunga...

Jul 12, 2026 - 19:04
0 0
Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman 30 Pohon Produktif untuk Ketahanan Pangan

PALEMBANG — Inisiatif hijau bergema di Mapolda Sumatera Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho memimpin langsung penanaman 30 bibit pohon produktif sebagai wujud komitmen menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan. Bertempat di lahan seluas 500 meter persegi di belakang Gedung Utama Mapolda, kegiatan berlangsung pada Sabtu (12/7/2026) pagi dan diikuti seluruh pejabat utama.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan apel singkat. Kapolda menekankan pentingnya gerakan ini sebagai investasi hijau jangka panjang. 30 bibit pohon unggulan yang terdiri dari mangga harum manis, alpukat mentega, dan jambu kristal sengaja dipilih karena cepat beradaptasi dengan iklim Sumsel serta bernilai gizi tinggi.

Tiga Pilar Manfaat

Irjen Sandi Nugroho menjelaskan, program ini memiliki tiga sasaran utama. Pertama, pelestarian lingkungan dengan menambah ruang hijau penyerap karbon. Kedua, dukungan konkret terhadap ketahanan pangan melalui produksi buah yang dapat dikonsumsi. Ketiga, edukasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi sumber pangan mandiri.

“Ini bukan seremoni belaka. Setiap pohon akan dirawat hingga berbuah. Hasilnya nanti bisa dinikmati personel dan warga sekitar. Kami ingin polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga penggerak perubahan,” tegas Kapolda. Ke depan, buah yang dihasilkan akan didistribusikan ke dapur umum dan panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial.

Gerakan Massal ke Seluruh Polres

Penanaman di Mapolda hanyalah permulaan. Sebanyak 1.500 bibit pohon produktif telah disiapkan untuk disebar ke 17 polres dan seluruh polsek di Sumatera Selatan. Setiap satuan wilayah diinstruksikan menanam minimal 50 pohon di lingkungan kerjanya. Program ini sejalan dengan arahan Kapolri yang mendorong seluruh jajaran berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan.

Langkah massal ini diharapkan mampu menekan laju deforestasi sekaligus mengantisipasi krisis pangan akibat perubahan iklim. Polda Sumsel juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup setempat untuk memberikan pendampingan teknis penanaman dan pemilihan bibit yang tepat.

Perawatan dan Monitoring Ketat

Untuk menjamin keberhasilan, tim khusus dibentuk untuk memonitor pertumbuhan setiap pohon secara berkala. Pengecekan dilakukan setiap bulan. Pupuk kompos yang digunakan berasal dari pengolahan sampah organik di lingkungan markas, sehingga program ini juga mendukung sistem pengelolaan sampah terpadu.

“Kami tidak hanya menanam lalu pergi. Ada tanggung jawab merawat. Kalau ada pohon mati, langsung diganti. Ini komitmen jangka panjang,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel. Apabila 1.500 pohon itu tumbuh optimal, diperkirakan dapat menyerap puluhan ton karbon dioksida per tahun.

Apresiasi dan Harapan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, aksi nyata seperti yang dilakukan Polda Sumsel bisa menjadi teladan bagi instansi pemerintah dan swasta lainnya. Dengan bertambahnya pohon produktif, Kota Palembang dan sekitarnya akan semakin asri sekaligus memiliki cadangan pangan segar.

Melalui aksi ini, Polda Sumsel membuktikan bahwa upaya pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana namun berdampak luas. Masyarakat pun diajak untuk ikut menanam di pekarangan rumah masing-masing sebagai bagian dari gerakan nasional penghijauan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User