Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga: Profil dan Kinerja Kapolda Nusa Tenggara Timur
Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga: Profil dan Kinerja Kapolda Nusa Tenggara Timur
Profil Singkat
Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga lahir pada 22 Februari 1969. Ia merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Berpengalaman luas di bidang reserse, ia dikenal sebagai sosok tegas dan berintegritas. Sejak 12 Maret 2025, ia resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT). Sebelumnya, ia menempati posisi strategis di Bareskrim Polri, termasuk sebagai Penyidik Utama Tk. II dan Analis Kebijakan Utama.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Daniel Silitonga sarat dengan penugasan di bidang reserse dan penegakan hukum:
- Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
- Kapolres Metro Jakarta Pusat (2013–2014)
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2017)
- Dirreskrimum Polda Sumatera Utara (2018–2019)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri
- Penyidik Utama Tk. II Bareskrim Polri (2021–2025)
- Kapolda NTT (2025–sekarang) — mutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri per Maret 2025
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak memimpin Polda NTT, Irjen Daniel menetapkan sejumlah prioritas:
- Pengungkapan Kasus Narkotika: Dalam 100 hari pertama masa jabatannya, Polda NTT berhasil mengungkap jaringan narkoba lintas pulau dengan barang bukti sabu seberat 12,5 kg.
- Pemberantasan Kejahatan Transnasional: Memperkuat patroli perbatasan dan kerja sama dengan Timor Leste untuk menekan penyelundupan dan perdagangan manusia.
- Quick Wins Polri Presisi: Mengoptimalkan layanan SPKT, pembuatan SIM dan SKCK berbasis digital di seluruh Polres jajaran guna memangkas birokrasi.
- Restorative Justice: Mendorong penyelesaian perkara ringan melalui pendekatan keadilan restoratif, terutama di wilayah adat.
"Saya tidak ingin ada personel yang bermain-main dengan laporan masyarakat. Lebih baik kejar prestasi daripada cari masalah," tegasnya dalam apel perdana di Mapolda NTT, April 2025.
Tantangan dan Harapan
Provinsi NTT menghadapi tantangan geografis, kemiskinan, dan kerawanan bencana. Harapan publik terhadap Kapolda baru meliputi:
- Memperkuat sinergi TNI-Polri untuk menjaga stabilitas di wilayah perbatasan.
- Menjamin keamanan Pemilu 2026 dengan pendekatan kearifan lokal.
- Meningkatkan inventarisasi dan penertiban senjata api ilegal yang beredar di masyarakat.
Comments (0)