Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Jul 12, 2026 - 10:14
Updated: 2 hours ago
0 0
Irjen Pol. Abdul Karim: Profil dan Kinerja Kapolda Banten

Profil Singkat

Irjen Pol. Abdul Karim lahir di Jakarta, 21 Juni 1970. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992, ia dikenal sebagai perwira tinggi dengan rekam jejak kuat di bidang reserse. Mengantongi gelar S2 Ilmu Hukum, kombinasi pengalaman lapangan dan intelektualitas menjadi ciri khasnya. Jabatan Kapolda Banten diembannya sejak Desember 2024. Penunjukan ini menjadi sinyal penguatan penegakan hukum di provinsi yang merupakan pintu gerbang Pulau Jawa tersebut. Gaya kepemimpinannya dinilai lugas, efisien, dan minim basa-basi.

Karier dan Riwayat Jabatan Strategis

Lintasan kariernya didominasi divisi reserse. Beberapa jabatan kunci yang pernah diampunya:

  • Kasat Reskrim di berbagai Polres di Polda Metro Jaya.
  • Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2010).
  • Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, memimpin pengungkapan kejahatan terorganisir.
  • Kapolres Metro Jakarta Selatan (2016).
  • Dirtipidum Bareskrim Polri (2020): Menangani kasus-kasus besar nasional, termasuk mafia tanah dan penipuan investasi.
  • Sahlisosbud Kapolri (2023): Bertugas di tingkat Staf Ahli Kapolri sebelum kembali memimpin wilayah.

Pengalamannya di Bareskrim menjadikannya ahli investigasi. Penanganan kasusnya kerap jadi sorotan karena pendekatan scientific crime investigation.

Kinerja dan Program Unggulan di Banten (2025-2026)

Memimpin Polda Banten, Irjen Abdul Karim langsung mencanangkan program akseleratif yang berorientasi hasil. Fokus utamanya:

  • Pemberantasan TPPO: Membentuk satgas khusus pengawasan Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Merak. Sepanjang awal 2025, 18 sindikat penyalur TKI ilegal berhasil dibongkar.
  • Narkoba Tanpa Ampun: Kampanye 'Banten Bersinar' (Bersih Narkoba) gencar dilaksanakan. Periode Januari-Maret 2025, tercatat penyitaan 42 kg sabu dan 10.000 butir ekstasi.
  • Pengamanan Destinasi Wisata: Menginisiasi 'Tourism Police' digital di Tanjung Lesung dan Anyer menjelang libur Lebaran 2025. Sistem ini mengintegrasikan patroli berbasis aplikasi dengan respons cepat 10 menit.
  • Penegakan Disiplin Internal: Menerapkan sistem sanksi tegas bagi personel terbukti melanggar. Hingga Februari 2025, 4 personel di-PTDH (diberhentikan) terkait narkoba.
  • Restorative Justice Tepat Guna: Menghentikan 65% kasus ringan melalui keadilan restoratif, memangkas overkapasitas lapas dan beban perkara pengadilan.

Data terbaru menunjukkan penurunan indeks kejahatan jalanan sebesar 12% di triwulan pertama kepemimpinannya dibanding periode sama 2024.

Tantangan dan Harapan

Provinsi Banten memiliki kerentanan tinggi: kawasan industri padat, pelabuhan internasional, dan jalur mudik terpadat. Kejahatan transnasional menjadi ancaman nyata.

"Kuncinya adalah deteksi dini. Petugas di lapangan harus menjadi problem solver, bukan sekadar pelapor. Integritas itu harga mati. Tidak ada kompromi untuk personel yang bermain-main dengan kejahatan."

Harapan besar disematkan agar pendekatan berbasis teknologi dan ketegasan tanpa kompromi yang menjadi ciri khasnya mampu mentransformasi Polda Banten menjadi institusi yang lebih presisi dan terpercaya di mata publik. Keberlanjutannya dalam membangun sistem pengawasan terpadu menjadi ujian sesungguhnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User