Irjen Pol. Nanang Avianto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Timur
Irjen Pol. Nanang Avianto: Profil dan Kinerja Kapolda Kalimantan Timur
Profil Singkat
Irjen Pol. Nanang Avianto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur sejak November 2025. Pria kelahiran Madiun, 12 Juni 1970, ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992. Sebelum bertugas di Kaltim, ia dikenal sebagai perwira tinggi dengan rekam jejak kuat di bidang reserse dan intelijen. Nanang menamatkan pendidikan S2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia dan mengikuti sejumlah pelatihan luar negeri, termasuk di FBI National Academy. Ia menggantikan Irjen Pol. Indra Miatama yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Karier dan Riwayat Jabatan
Karier Nanang Avianto diwarnai berbagai posisi strategis di Korps Bhayangkara. Berikut sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya:
- Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya (2009-2010)
- Kapolres Kediri Kota (2011)
- Wadirreskrimum Polda Jatim (2014)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017)
- Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019-2020)
- Kapolrestabes Semarang (2021)
- Wakapolda Jawa Tengah (2022-2023)
- SesNCB Interpol Indonesia (2023-2024)
- Kapolda Kalimantan Timur (2025-sekarang)
Mutasi terakhirnya tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2775/XI/KEP/2025 tertanggal 12 November 2025. Pengalaman panjang di reserse menjadi modal utama Nanang menghadapi dinamika kriminalitas di Kaltim, khususnya terkait kejahatan transnasional dan konflik agraria di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak menjabat, Nanang Avianto meluncurkan program prioritas dengan pendekatan smart policing berbasis data. Beberapa capaian dan program unggulan di awal 2026 meliputi:
- Operasi Antik Mahakam 2026: Mengungkap 87 kasus narkotika dengan 112 tersangka dan menyita 24,5 kilogram sabu serta 18.000 butir ekstasi dalam Januari-Februari 2026.
- Pengamanan IKN Tahap III: Menerjunkan 1.250 personel gabungan mengamankan proses pemindahan tahap awal ASN ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada Maret 2026.
- Satgas Illegal Mining: Membentuk satuan tugas terpadu memberantas tambang batu bara ilegal. Sejak Desember 2025, 34 lokasi tambang tanpa izin di Kutai Kartanegara dan Berau ditutup paksa.
- Program Balikpapan Bebas Karhutla: Sinergi udara-darat memantau 72 titik rawan kebakaran hutan dan lahan, menurunkan hotspot sebesar 47% dibanding periode sama 2025.
- Quick Wins Polri Presisi: Digitalisasi pelayanan SKCK dan laporan kehilangan daring di 10 Polres jajaran.
Tantangan dan Harapan
Tantangan terberat Kapolda Kaltim adalah mengamankan proyek strategis nasional IKN dari potensi gangguan keamanan dan konflik sosial. Nanang menekankan pentingnya pendekatan pre-emtif dan preventif.
Kami tidak menunggu api membesar. Deteksi dini dan mediasi adalah kunci menjaga kondusivitas di Kaltim, terutama di wilayah penyangga IKN.
Akademisi kepolisian menilai gaya kepemimpinan Nanang yang low profile namun progresif cocok untuk karakteristik masyarakat Kaltim yang plural. Harapan masyarakat agar Kapolda mampu menuntaskan kasus-kasus besar yang menyita perhatian publik, termasuk pembunuhan sadis di Penajam Paser Utara yang berhasil diungkap dalam waktu 72 jam pada Februari 2026.
Comments (0)