Jerman Hadirkan Roller Coaster Pejalan Kaki Bernama Tiger and Turtle

Duisburg, Jerman – Sebuah instalasi seni publik yang menyerupai roller coaster tanpa mesin telah menjadi ikon baru pariwisata di kawasan Ruhr, Jerman. Dina

Jul 13, 2026 - 07:07
0 0
Jerman Hadirkan Roller Coaster Pejalan Kaki Bernama Tiger and Turtle

Duisburg, Jerman – Sebuah instalasi seni publik yang menyerupai roller coaster tanpa mesin telah menjadi ikon baru pariwisata di kawasan Ruhr, Jerman. Dinamai Tiger and Turtle, struktur baja raksasa ini mengajak pengunjung untuk mendaki 249 anak tangga di sepanjang lintasan melingkar sejauh 220 meter. Tidak ada gerbong, tidak ada rel—hanya kaki manusia yang menapaki anak tangga demi anak tangga, menikmati sensasi berjalan di atas ketinggian sambil menyaksikan panorama industri Duisburg yang legendaris. Sejak diresmikan pada November 2011, instalasi ini dikunjungi lebih dari 100.000 orang setiap tahun, menjadikannya salah satu destinasi seni publik paling populer di Eropa.

Dari Konsep Ambisius Hingga Realita

Kelahiran Tiger and Turtle berawal dari kompetisi desain yang diadakan oleh pemerintah kota Duisburg pada tahun 2009. Tujuannya adalah menghidupkan kembali bekas lahan industri yang terbengkalai dan menghubungkannya dengan jalur hijau yang membentang di sepanjang Sungai Rhine. Pasangan seniman Heike Mutter dan Ulrich Genth dari Berlin memenangkan kompetisi dengan proposal berani: sebuah tangga yang meliuk seperti roller coaster, namun hanya bisa dinikmati dengan berjalan kaki. “Kami ingin menciptakan sesuatu yang menggabungkan arsitektur, patung, dan pengalaman lanskap secara bersamaan,” ujar Mutter dalam wawancara saat peresmian.

Konstruksi dimulai pada 2010 dengan dana sekitar €2,5 juta. Tantangan terbesar adalah mewujudkan bentuk melingkar ganda yang ikonik: satu loop bawah bisa sepenuhnya dilalui pejalan kaki, sementara loop atas sengaja dibuat terbalik—sebuah elemen pahatan murni yang menjulang setinggi 21 meter. Sebanyak 140 ton baja digunakan, yang dibentuk dan dilas di tempat. Berikut adalah tonggak penting pembangunannya:

  1. 2009: Kompetisi desain dimenangkan oleh Mutter & Genth.
  2. 2010: Pengerjaan fondasi dan pembuatan segmen baja dimulai.
  3. Juni 2011: Seluruh struktur berhasil dirakit dan dipasang di atas bukit Heinrich-Hildebrand-Höhe.
  4. 12 November 2011: Tiger and Turtle dibuka secara resmi untuk umum tanpa biaya masuk.

Struktur yang Memukau dan Menantang

Bagi para pengunjung, Tiger and Turtle bukan sekadar tangga. Bentuknya yang menyerupai roller coaster mengundang rasa ingin tahu sekaligus adrenalin. Lintasan linear sepanjang 220 meter itu naik perlahan melalui loop bawah hingga titik tertinggi yang bisa dijangkau, yaitu puncak loop terbalik. Di titik ini, pengunjung berdiri di ketinggian 21 meter di atas permukaan tanah, menikmati pemandangan Pelabuhan Duisburg, kawasan industri, hingga cakrawala kota di kejauhan.

Struktur ini dilengkapi pagar pengaman setinggi 1,1 meter di kedua sisi lintasan, sehingga aman bagi orang dewasa maupun anak-anak. Pada malam hari, lampu LED yang ditanam di sepanjang jalur tangga menyala, menciptakan efek visual yang dramatis sekaligus menjadi landmark yang bisa dilihat dari jarak jauh. Menariknya, Tiger and Turtle tetap gratis dan buka 24 jam sepanjang tahun, meskipun perawatan rutin dan kondisi cuaca ekstrem kadang memaksa penutupan temporer.

“Instalasi ini bukan hanya karya seni—ini adalah ajakan untuk melihat kota dari sudut pandang baru. Tiger and Turtle membuat orang kembali berinteraksi dengan ruang publik dan merasakan sensasi yang biasanya hanya ada di taman hiburan,” kata Prof. Dr. Klaus Schäfer, sejarawan seni publik Universitas Düsseldorf.

Perbandingan dengan Tangga Ikonik Dunia

Tiger and Turtle bukan satu-satunya instalasi tangga yang menjadi daya tarik global. Namun, keunikannya terletak pada perpaduan fungsi pahatan dan pengalaman berjalan di ketinggian. Berikut adalah perbandingan singkat dengan beberapa instalasi serupa di dunia:

Instalasi Lokasi Jumlah Anak Tangga Tinggi Maks. Material Tahun
Tiger and Turtle Duisburg, Jerman 249 21 m Baja galvanis 2011
The Vessel New York, AS 2.500+ 45 m Baja & beton 2019
Potsdamer Treppe Berlin, Jerman 54 11 m Kayu & baja 2013
Makromatik Paris, Prancis 64 8 m Besi cor 2015

Dari tabel di atas, Tiger and Turtle memang tidak setinggi The Vessel, namun kesan “roller coaster” yang dihasilkannya memberikan pengalaman visual dan fisik yang berbeda. Banyak pengunjung mengaku bahwa sensasi mendaki loop yang melengkung ke atas mirip dengan berjalan di atas rel roller coaster sungguhan—tanpa perlu antre tiket.

Dampak Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Keberadaan Tiger and Turtle telah mengubah wajah pariwisata Duisburg. Kota yang semula identik dengan kawasan industri berat ini kini memiliki destinasi yang kerap dijadikan latar foto prewedding, konten media sosial, dan kegiatan rekreasi keluarga. Data dari Duisburg Marketing GmbH menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan domestik sebesar 15% sejak 2012, dengan puncak pengunjung terjadi pada akhir pekan musim panas. Tidak hanya itu, instalasi ini mendorong geliat ekonomi mikro. Kafe-kafe dan penyewaan sepeda di sekitar jalur Rhine bermunculan, sementara tur sepeda yang menggabungkan kunjungan ke Tiger and Turtle dengan situs industrial heritage lainnya menjadi paket populer. “Sebelum 2011, kami hanya melihat kelompok industri di sini, sekarang keluarga-keluarga dari seluruh penjuru Jerman datang,” kata Thomas Klein, pemilik toko suvenir di pusat kota Duisburg.

Tantangan Perawatan dan Keamanan

Mengelola instalasi baja sebesar Tiger and Turtle bukan tanpa hambatan. Inspeksi rutin dilakukan setiap tiga bulan untuk memeriksa korosi, kekokohan sambungan, dan sistem pencahayaan. Musim dingin menjadi tantangan tersendiri ketika salju membuat anak tangga licin, sehingga pengelola kadang menutup akses demi keselamatan. Meski demikian, investasi berkelanjutan dari pemerintah kota—sekitar €50.000 per tahun—memastikan instalasi tetap dalam kondisi prima. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Selain pagar pembatas, kamera pengawas dipasang di titik-titik strategis, dan petugas kebersihan rutin membersihkan lintasan. Belum ada insiden serius yang tercatat, membuktikan bahwa desain struktur telah memenuhi standar keamanan tinggi Eropa.

Kini, lebih dari satu dekade setelah peresmiannya, Tiger and Turtle tetap setia berdiri, mengundang siapa pun untuk merasakan bagaimana rasanya “menunggangi” roller coaster tanpa mesin—sebuah pengalaman yang tidak hanya menantang fisik, tetapi juga merangsang imajinasi.

[SOCIAL_TWEET]: Roller coaster tanpa mesin di Jerman! Tiger and Turtle, tangga melingkar 220 meter dengan 249 anak tangga, tawarkan pengalaman berjalan di atas kota. Sensasi unik yang gratis dan buka 24 jam! #WisataUnik #Jerman #InstalasiSeni[SOCIAL_TG]: 🎢 Siapa bilang roller coaster hanya untuk naik kereta? Di Jerman, kamu bisa berjalan kaki di atas instalasi tangga melingkar raksasa. Kunjungi Tiger and Turtle di Duisburg—gratis, aman, dan sangat Instagramable! 🏃‍♂️🇩🇪

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User