Sep 20, 2026
Nasional

JAKARTA — Pakar Kesehatan Kulit Ungkap Cara Memilih Sunscreen Remaja

JAKARTA — Tren gaya hidup remaja yang semakin aktif melakukan berbagai kegiatan di luar ruangan, seperti berolahraga dan berkumpul bersama rekan sebaya, me

JAKARTA — Pakar Kesehatan Kulit Ungkap Cara Memilih Sunscreen Remaja

JAKARTA — Tren gaya hidup remaja yang semakin aktif melakukan berbagai kegiatan di luar ruangan, seperti berolahraga dan berkumpul bersama rekan sebaya, menuntut perhatian ekstra terhadap kesehatan kulit. Paparan sinar matahari secara langsung tanpa perlindungan yang memadai kini menjadi ancaman nyata yang dapat memicu kerusakan jaringan kulit jangka panjang sejak usia muda.

Berdasarkan data meteorologi di wilayah tropis seperti Indonesia, indeks ultraviolet (UV) sering kali mencapai tingkatan bahaya tingkat tinggi hingga ekstrem (skala 6 hingga 11+) pada rentang waktu pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Kondisi ini membuat penggunaan produk tabir surya atau sunscreen menjadi kebutuhan krusial, terutama bagi kelompok usia remaja yang memiliki tingkat mobilitas tinggi di luar rumah.

Dampak Radiasi Ultraviolet terhadap Kulit Usia Muda

Kerusakan akibat radiasi ultraviolet tidak hanya berdampak pada perubahan warna kulit menjadi gelap atau kusam secara sementara. Dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr. Anita Rahmawati, Sp.D.V.E., menjelaskan bahwa struktur kulit remaja masih berada dalam fase penyesuaian hormonal sehingga jauh lebih sensitif terhadap peradangan lingkungan.

"Banyak remaja menganggap kulit kusam atau belang sebagai masalah estetika biasa. Padahal, paparan sinar UV-A dan UV-B tanpa perlindungan tabir surya dapat merusak lapisan kolagen, mempercepat hiperpigmentasi, serta memicu komedo apabila formulanya bercampur dengan keringat berlebih," ujar Dr. Anita Rahmawati dalam wawancara medis di Jakarta.

Analisis Perbandingan Jenis Sunscreen untuk Remaja

Dalam memilih produk penahan sinar matahari, remaja perlu memahami perbedaan mendasar antara jenis formulasi yang beredar di pasaran agar sesuai dengan tingkat aktivitas harian mereka. Berikut adalah tabel perbandingan kriteria antara physical sunscreen dan chemical sunscreen:

Kriteria Utama Physical Sunscreen Chemical Sunscreen
Cara Kerja Memantulkan sinar UV di permukaan kulit Menyerap sinar UV dan mengubahnya jadi energi panas
Waktu Efektif Kerja Langsung bekerja setelah dioleskan Membutuhkan waktu 15-20 menit sebelum terpapar matahari
Tekstur Formulasi Cenderung pekat (dapat menimbulkan whitecast) Ringan, cepat meresap, dan transparan di kulit
Potensi Iritasi Kulit Sangat rendah, cocok untuk kulit sensitif Sedang hingga tinggi jika mengandung alkohol atau pewangi

5 Langkah Efektif Memilih Tabir Surya bagi Remaja Aktif

Agar aktivitas luar ruangan tetap terasa nyaman tanpa mengorbankan kesehatan kulit, berikut adalah lima panduan utama memilih produk tabir surya yang direkomendasikan para pakar:

  1. Pilih Tingkat SPF dan PA yang Tepat: Gunakan produk minimal dengan tingkat SPF 30 hingga SPF 50 yang dilengkapi perlindungan Broad Spectrum serta label PA+++ untuk menangkal radiasi UV-A dan UV-B secara seimbang.
  2. Gunakan Formula Non-Comedogenic: Kelenjar minyak pada remaja cenderung sangat aktif. Label non-comedogenic memastikan formulasi produk tidak akan menyumbat pori-pori yang memicu timbulnya jerawat.
  3. Utamakan Fitur Water-Resistant: Bagi remaja yang gemar berolahraga dan mudah berkeringat, pilihlah tabir surya tahan air dengan durasi perlindungan minimal 40 hingga 80 menit.
  4. Pilih Tekstur Gel atau Water-Based: Formulasi berbahan dasar air atau gel sangat cocok dengan iklim tropis karena mudah meresap, tidak meninggalkan rasa lengket, dan memberikan efek menyegarkan.
  5. Hindari Kandungan Bahan Kimia Iritatif: Kulit remaja yang rentan iritasi sebaiknya menghindari produk yang memiliki kadar alkohol tinggi serta pewangi sintetis berlebih.

Prosedur Pengaplikasian Ulang untuk Perlindungan Maksimal

Efektivitas lapisan tabir surya akan terus menurun seiring berjalannya waktu dan akibat terbilas oleh keringat. Pakar kesehatan menekankan pentingnya prosedur pengaplikasian ulang (reapply) secara berkala setiap 2 jam sekali saat beraktivitas di bawah terik matahari.

Takaran pemakaian yang direkomendasikan secara medis adalah sebanyak dua ruas jari tangan untuk mencakup area wajah dan leher secara merata. Dengan menerapkan panduan pemilihan dan perawatan yang tepat, para remaja dapat bebas bereksplorasi di luar ruangan tanpa khawatir akan potensi bahaya kesehatan kulit di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User