KAMIS, 7 Juli 2026 — Bursa Efek Indonesia menggeliat. IHSG ditutup melonjak 1,19% ke level 5.986, hanya selangkah lagi menembus resistance psikologis 6.000. Di balik reli ini, dua saham pendatang baru hasil IPO mencuri perhatian dengan langsung meroket masuk jajaran 10 saham top gainer harian.
Daftar Top Gainer: IPO Meroket, Properti Mendominasi
Pergerakan pasar menunjukkan pola agresif investor merespons sentimen positif sektor properti. Saham IPO yang masuk radar menjadi bukti likuiditas masih tebal dan selera risiko belum surut, meski aksi profit taking terpantau membayangi di kisaran 6.000.
| No |
Kode Saham |
Nama Emiten |
Kenaikan (%) |
Harga Penutupan (Rp) |
Keterangan |
| 1 |
DATA |
PT Data Investama Tbk |
34,7% |
168 |
Saham IPO, sektor properti |
| 2 |
CITY |
PT City Retail Developments Tbk |
24,9% |
242 |
Saham IPO, sektor properti |
| 3 |
ASRI |
PT Alam Sutera Realty Tbk |
19,2% |
310 |
Sektor properti |
| 4 |
PWON |
PT Pakuwon Jati Tbk |
17,8% |
625 |
Sektor properti |
| 5 |
CTRA |
PT Ciputra Development Tbk |
16,5% |
1.425 |
Sektor properti |
| 6 |
SMRA |
PT Summarecon Agung Tbk |
15,3% |
870 |
Sektor properti |
| 7 |
BSDE |
PT Bumi Serpong Damai Tbk |
14,9% |
1.350 |
Sektor properti |
| 8 |
LPKR |
PT Lippo Karawaci Tbk |
13,7% |
144 |
Sektor properti |
| 9 |
MDLN |
PT Modernland Realty Tbk |
12,4% |
98 |
Sektor properti |
| 10 |
RDTX |
PT Roda Vivatex Tbk |
11,1% |
5.000 |
Sektor properti |
Analisis: Sinyal Sektor Properti & Daya Tarik IPO
Dominasi saham properti di daftar top gainer bukan kebetulan. ANTARA News melaporkan IHSG ditutup menguat persis dengan ditopang saham sektor properti. Sementara IDNFinancials mencatat adanya resistensi profit taking yang membatasi kenaikan IHSG di atas level 6.000. Artinya, reli ini belum sepenuhnya aman.
"Dua saham IPO masuk top gainer menunjukkan pasar masih sangat reseptif terhadap emiten baru dengan fundamental dan narasi yang tepat. Investor ritel domestik menjadi motor utama pergerakan ini," kata seorang analis pasar modal.
Fenomena ini punya dua sisi. Di satu sisi, IPO yang sukses langsung terbang di hari pertama menjadi katalis positif bagi emiten lain yang antri melantai. Di sisi lain, volatilitas tinggi pada saham IPO mengindikasikan dominasi momentum trading, sehingga rentan koreksi tajam dalam jangka pendek. Data menunjukkan bahwa rupiah ikut menguat, memperkuat narasi aliran dana asing yang kembali masuk.
Fokus investor pekan depan: apakah IHSG mampu menembus dan bertahan di atas 6.000, atau kembali terkoreksi oleh aksi profit taking yang sudah mengintai di level tersebut.
Comments (0)