Jakarta, Beritatercepat.com — Memiliki rambut berwarna cerah memang bisa meningkatkan rasa percaya
1. Pilih Sampo Bebas Sulfat Sulfat, seperti sodium lauryl sulfate (SLS), adalah deterjen kuat yang ditemukan di banyak sampo komersial. Zat ini membersihka
1. Pilih Sampo Bebas Sulfat
Sulfat, seperti sodium lauryl sulfate (SLS), adalah deterjen kuat yang ditemukan di banyak sampo komersial. Zat ini membersihkan rambut hingga ke minyak alami, tetapi pada rambut berwarna, sulfat dapat meluruhkan molekul pigmen cat lebih cepat. Dian Mahendra, hair stylist senior dari Jakarta Hair Studio, menyarankan untuk beralih ke sampo berbahan dasar lembut dengan label “sulfate-free”. “Sampo bebas sulfat membersihkan tanpa menghilangkan kelembapan alami dan mempertahankan intensitas warna lebih lama,” jelasnya. Gunakan sampo khusus rambut diwarnai yang biasanya juga mengandung UV filter dan antioksidan.
2. Keramas dengan Air Suam-Suam Kuku
Air panas membuka kutikula rambut lebih lebar, menyebabkan pigmen warna keluar bersama kondisioner alami rambut. Sebaliknya, air dingin membantu menutup kutikula dan mengunci warna. “Biasakan membilas rambut dengan air dingin atau suam-suam kuku di akhir keramas. Langkah sederhana ini bikin rambut lebih berkilau dan warna bertahan lebih lama,” tambah Dian. Jika tidak tahan air dingin, gunakan air hangat hanya saat keramas, lalu akhiri dengan bilasan dingin.
3. Rutin Pakai Masker Rambut dan Kondisioner Tanpa Bilas
Proses pewarnaan kimiawi membuat kutikula rambut terangkat dan menghilangkan protein alami. Akibatnya, rambut kehilangan kelembapan dan mudah rapuh. Aplikasikan masker rambut pelembap intensif setidaknya seminggu sekali untuk mengembalikan hidrasi dan elastisitas. Pilih formula yang mengandung minyak argan, alpukat, atau keratin. Selain itu, gunakan kondisioner tanpa bilas (leave-in conditioner) setiap habis keramas untuk perlindungan ekstra sebelum menata rambut.
4. Lindungi Rambut dari Sinar Matahari
Sama seperti kulit, rambut berwarna juga rentan terhadap kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Paparan UV dapat memecah ikatan warna dan menyebabkan oksidasi yang membuat rambut terlihat kusam atau berubah warna. Dr. Andini Pratiwi, dermatolog dari Klinik DermaSehat, menganjurkan penggunaan produk rambut dengan kandungan SPF atau setidaknya memakai topi, scarf, atau payung saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. “Sinar UV adalah musuh utama warna rambut. Proteksi sederhana setiap hari mencegah warna cepat pudar dan rambut kering,” ujarnya.
5. Kurangi Alat Styling Panas
Alat catok, curling iron, dan hair dryer bersuhu tinggi dapat mempercepat penguapan molekul air dari batang rambut. Rambut berwarna sudah lebih rentan terhadap panas karena lapisan pelindungnya menipis. Jika harus menggunakan alat panas, atur suhu di bawah 180 derajat Celsius dan selalu aplikasikan serum pelindung panas (heat protectant) terlebih dahulu. Sebisa mungkin, biarkan rambut kering secara alami atau gunakan teknik blow-dry dengan suhu rendah dan arah angin dari akar ke ujung.
6. Potong Ujung Rambut Secara Berkala
Ujung rambut bercabang akan merambat ke atas jika tidak ditangani, membuat keseluruhan rambut tampak tidak sehat dan warna terlihat tidak rata. Trim ujung rambut setiap 6 hingga 8 minggu sekali dapat menghilangkan bagian yang sudah mati dan menjaga bentuk potongan tetap segar. “Potong sedikit ujungnya saja, tidak perlu banyak. Ini justru membuat rambut tumbuh lebih kuat dan hasil pewarnaan terlihat lebih merata,” tunjuk Dian.
Dengan konsistensi menerapkan keenam langkah di atas, rambut berwarna Anda tidak hanya bertahan lebih lama tetapi juga tetap lembut, kuat, dan bercahaya setiap hari. Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait perawatan rambut berwarna: Seberapa sering keramas untuk rambut berwarna? Idealnya 2–3 kali seminggu untuk mempertahankan kelembapan dan warna. Apakah catokan tetap aman setelah pewarnaan? Boleh asalkan didahului heat protectant dan suhu di bawah 180°C. Berapa lama warna rambut bisa bertahan? Rata-rata 4 hingga 8 minggu tergantung kualitas cat dan rutinitas perawatan harian.
Comments (0)