JAKARTA — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait kabar yang menyebutkan dua pabrik komponen otomotif raksasa asal Jepang di Jawa Timur berencana hengkang dan memindahkan operasional mereka ke Vietnam. Isu ini memicu kekhawatiran luas karena dikabarkan akan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final atau pemberitahuan resmi dari kedua perusahaan tersebut mengenai rencana penutupan pabrik di I
Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final atau pemberitahuan resmi dari kedua perusahaan tersebut mengenai rencana penutupan pabrik di Indonesia. Ia meminta seluruh pihak, termasuk media dan pekerja, untuk tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum informasi diverifikasi secara menyeluruh.
"Kita belum dapat laporannya, jadi kita harus lihat dulu. Harus diteliti dulu, jangan digong langsung gitu, ya kan. Karena itu bisa menyebabkan keresahan dan sebagainya," ujar Bob saat ditemui di kantor APINDO, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Kemungkinan Konsolidasi Regional
Bob Azam menjelaskan bahwa perusahaan multinasional kerap melakukan penyesuaian strategis yang tidak selalu berarti penutupan permanen. Ia menyebut beberapa skenario yang mungkin terjadi, seperti konsolidasi regional atau reposisi produk, yang bisa disalahartikan sebagai langkah hengkang sepenuhnya dari Indonesia.
"Jadi kita harus lihat apakah itu hengkang, apakah ada konsolidasi regional, apakah ada repositioning produk. Karena ini kan multinasional company yang beroperasi di beberapa negara," paparnya.
Menurut laporan yang dihimpun media kami, kedua pabrik yang dikabarkan akan hengkang tersebut merupakan pemasok utama komponen otomotif untuk sejumlah merek kendaraan ternama. Jika benar terjadi penutupan, dampaknya akan sangat signifikan terhadap rantai pasok industri otomotif nasional dan menambah daftar panjang PHK di sektor manufaktur.
APINDO menegaskan akan terus memonitor perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Asosiasi juga mengimbau agar para pekerja tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum terkonfirmasi.
Comments (0)