Istana Sebut Latihan Militer Tetap Berjalan Sambil Evaluasi 5 SPPI Meninggal

Jakarta - Pihak Istana Kepresidenan akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis yang menimpa lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Kelima peserta terseb

Jul 06, 2026 - 13:28
0 0
Istana Sebut Latihan Militer Tetap Berjalan Sambil Evaluasi 5 SPPI Meninggal

Jakarta - Pihak Istana Kepresidenan akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis yang menimpa lima peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Kelima peserta tersebut dilaporkan meninggal dunia saat tengah mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) yang merupakan bagian dari pembekalan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, memastikan bahwa pemerintah, melalui pihak penyelenggara pelatihan, tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan bahwa panitia akan segera mengambil langkah-langkah perbaikan yang konkret untuk mengevaluasi seluruh prosedur pendidikan dan pelatihan yang berjalan.

Pernyataan Resmi Istana

Dalam keterangannya kepada awak media kami di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (29/6/2026), Juri Ardiantoro menyampaikan bela sungkawa mendalam atas wafatnya para peserta. Ia juga merujuk pada klarifikasi yang sebelumnya telah disampaikan oleh Kementerian Pertahanan mengenai kronologi dan penanganan awal peristiwa nahas tersebut.

Juri menekankan bahwa seluruh masukan serta aspirasi yang berkembang di masyarakat, termasuk sorotan tajam terhadap standar keselamatan pelatihan, akan dijadikan bahan evaluasi utama. "Iya, kan kemarin dari Kementerian Pertahanan kan sudah juga menyampaikan kan mengenai peristiwa tersebut dan beberapa langkah yang diambil untuk pertama tentu menyampaikan bela sungkawa, kemudian juga akan mengambil langkah-langkah perbaikan di dalam proses pendidikan dan pelatihan Manajer Koperasi Merah Putih," ujar Juri kepada wartawan di lokasi.

Pelatihan Tetap Berlanjut Dengan Catatan

Meskipun tengah berduka dan menghadapi evaluasi internal, Istana memastikan bahwa program pelatihan bagi para manajer koperasi ini tidak akan dihentikan. Juri Ardiantoro mengonfirmasi bahwa latsarmil akan tetap berjalan, namun dengan catatan bahwa penyelenggaraannya kini akan lebih ketat memperhatikan berbagai masukan dari publik. Keputusan ini diambil mengingat pentingnya program Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai salah satu proyek strategis nasional untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Lebih lanjut, evaluasi menyeluruh akan difokuskan pada aspek kesehatan dan keselamatan peserta selama menjalani pembekalan fisik. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali di gelombang pelatihan berikutnya. Investigasi internal sedang dilakukan untuk mengidentifikasi apakah terdapat kelalaian prosedur dalam penanganan kondisi fisik para peserta sebelum dan selama latihan militer berlangsung. Tim dari Kementerian Pertahanan, bersama dengan tim medis, juga dilaporkan telah dikerahkan untuk meninjau ulang standar operasional prosedur (SOP) kegiatan latsarmil tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User