Monday, 24 August 2026 | 19:19 WIB

Israel Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Gaza, Diganti Pasukan ISF

Israel dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana penarikan sebagian pasukannya dari Jalur Gaza, Palestina, untuk kemudian digantikan oleh kehadiran pasuka

Aug 10, 2026 - 08:19
0 2
Israel Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Gaza, Diganti Pasukan ISF

Israel dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana penarikan sebagian pasukannya dari Jalur Gaza, Palestina, untuk kemudian digantikan oleh kehadiran pasukan stabilisasi internasional atau International Stabilization Force (ISF). Wacana ini mencuat di tengah berlangsungnya masa gencatan senjata dan menjadi sinyal baru dalam dinamika konflik yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir.

Informasi mengenai rencana tersebut pertama kali dilaporkan sejumlah media yang mengutip sumber-sumber yang memahami pembicaraan internal terkait implementasi kesepakatan damai Gaza. Jika benar-benar terealisasi, langkah ini akan menjadi perubahan signifikan dalam postur militer Israel di wilayah kantong Palestina tersebut.

Rencana Penarikan Bertahap dari Jalur Gaza

Berdasarkan laporan yang beredar, penarikan pasukan Israel tidak akan dilakukan secara serentak, melainkan bertahap dan terukur. Skema ini sejalan dengan kerangka kesepakatan damai yang disponsori Amerika Serikat, yang mensyaratkan penarikan mundur pasukan Israel seiring berjalannya fase-fase pemulihan Gaza.

Posisi-posisi yang ditinggalkan pasukan Israel rencananya akan diisi oleh ISF, sebuah pasukan multinasional yang dibentuk khusus untuk menjaga stabilitas keamanan di Jalur Gaza pascakonflik. Kehadiran pasukan ini diharapkan mampu mencegah kembalinya eskalasi kekerasan sekaligus memberi ruang bagi proses rekonstruksi wilayah yang hancur.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel maupun militer Israel (IDF) yang mengonfirmasi detail rencana tersebut. Para pengamat menilai wacana ini masih berada dalam tahap pertimbangan internal dan negosiasi dengan para pihak mediator.

Kronologi Menuju Wacana Penarikan Pasukan

Wacana penarikan pasukan Israel ini tidak muncul dalam ruang hampa. Berikut urutan peristiwa yang melatarbelakanginya:

  1. Gencatan senjata Gaza disepakati pada Oktober 2025 melalui mediasi Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki, mengakhiri perang yang berkecamuk sejak Oktober 2023.
  2. Fase pertama kesepakatan dijalankan, mencakup pertukaran sandera dan tahanan, peningkatan bantuan kemanusiaan, serta penyesuaian garis pertahanan pasukan Israel.
  3. Pembahasan fase kedua dimulai, yang mencakup isu penarikan pasukan Israel lebih jauh, pelucutan senjata, dan pembentukan mekanisme pemerintahan sementara Gaza.
  4. Resolusi Dewan Keamanan PBB memberikan mandat bagi pembentukan pasukan stabilisasi internasional guna mengawal masa transisi Gaza.
  5. Israel mempertimbangkan penarikan sebagian pasukan dan menggantinya dengan ISF, sebagaimana dilaporkan sejumlah sumber pada pekan ini.

Apa Itu Pasukan Stabilisasi Internasional?

ISF merupakan pasukan multinasional yang dirancang untuk menjaga keamanan di Jalur Gaza selama masa transisi. Pasukan ini digagas dalam kerangka rencana damai 20 poin yang diusung Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tugas utama ISF antara lain mengamankan perbatasan, memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar, melatih aparat kepolisian Palestina yang baru, serta mencegah kelompok bersenjata kembali menguasai wilayah. Sejumlah negara disebut berpotensi mengirimkan kontingen, termasuk Indonesia, Turki, Mesir, dan beberapa negara Arab lainnya, meski komposisi pastinya masih dalam pembahasan.

Tanda Melunak atau Sekadar Taktik?

Pertanyaan besar yang mengemuka adalah apakah wacana ini menandakan Israel mulai melunak. Sebagian pengamat menilai pertimbangan penarikan pasukan lebih dipicu tekanan internasional dan tuntutan implementasi kesepakatan damai, ketimbang perubahan sikap fundamental pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Di sisi lain, kalangan garis keras di dalam negeri Israel diprediksi akan menolak rencana ini. Bagi mereka, penarikan pasukan tanpa jaminan pelucutan senjata total adalah risiko keamanan yang tidak dapat diterima. Sementara itu, pihak Hamas dan faksi-faksi Palestina menuntut penarikan penuh pasukan Israel sebagai syarat perdamaian permanen.

Hingga saat ini, situasi di lapangan masih rapuh. Masyarakat internasional terus mendesak semua pihak menjalankan kesepakatan secara konsisten demi mengakhiri penderitaan lebih dari dua juta warga Gaza.

[SOCIAL_TWEET]: Israel dikabarkan mempertimbangkan penarikan sebagian pasukan dari Jalur Gaza dan menggantinya dengan pasukan stabilisasi internasional (ISF). Tanda melunak atau sekadar taktik? #Israel #Gaza #ISF [SOCIAL_TG]: 🚨 ISRAEL PERTIMBANGKAN TARIK PASUKAN DARI GAZA Israel dilaporkan mempertimbangkan penarikan sebagian pasukan dari Jalur Gaza dan menggantinya dengan pasukan stabilisasi internasional (ISF). Sejumlah negara, termasuk Indonesia, disebut berpotensi bergabung dalam pasukan multinasional ini. Baca analisis lengkapnya di Beritatercepat.com 📲

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User