Insiden Jalan Tambak: Warga Pilih Damai, Serahkan Kasus ke Polisi
BARU SAJA: Keluarga korban dan warga Jalan Tambak capai kesepakatan damai. Mereka menolak aksi balasan dan serahkan penanganan kasus ke polisi.Insiden semalam memicu kemarahan warga. Ratusan orang sem...
BARU SAJA: Keluarga korban dan warga Jalan Tambak capai kesepakatan damai. Mereka menolak aksi balasan dan serahkan penanganan kasus ke polisi.
Insiden semalam memicu kemarahan warga. Ratusan orang sempat berkumpul di Jalan Tambak. Desakan untuk balas dendam sempat menyeruak. Namun, tokoh masyarakat segera meredakan ketegangan.
Mediasi dilangsungkan di balai warga, dipimpin Haji Mahmud. Hadir pula perwakilan Polsek Tambora dan keluarga korban.
Kesepakatan Utama
Pertemuan menghasilkan sejumlah poin penting:
- Kasus insiden diserahkan sepenuhnya ke penyidik Polsek Tambora.
- Warga berkomitmen jaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
- Tidak ada aksi main hakim sendiri atau balas dendam.
- Mendukung penuh proses hukum yang transparan dan adil.
Kesepakatan ini disambut lega oleh warga yang sempat berkumpul. Beberapa di antaranya menangis haru saat pengumuman disampaikan.
"Kami percayakan penanganan kasus ini kepada polisi," ujar Haji Mahmud. Ketua RT Suparno menambahkan, mediasi sempat alot namun akhirnya semua pihak sepakat. "Tindakan anarkis hanya akan memperkeruh suasana," ujarnya.
Keluarga korban melalui juru bicara Suryadi, menyatakan menerima kesepakatan. Mereka mendesak polisi segera tangkap dan proses pelaku.
Ibu korban, Sumarni, terlihat menenangkan diri. "Saya serahkan semua kepada Allah dan polisi. Saya tidak mau ada korban lainnya," ucapnya lirih.
Kronologi Insiden
Insiden terjadi semalam sekitar pukul 22.00 WIB. Seorang pemuda berinisial R (22) menjadi korban kekerasan. Ia dilaporkan menderita luka serius di bagian kepala.
Informasi dihimpun, korban diduga cekcok mulut dengan sekelompok orang tak dikenal. Tiba-tiba ia diserang menggunakan benda tumpul. Warga sekitar yang mendengar keributan langsung keluar, namun pelaku sudah melarikan diri.
"Sempat terdengar teriakan minta tolong. Saat kami sampai, korban sudah tergeletak," kata saksi mata Budi (45). Korban segera dilarikan ke RSUD terdekat. Kondisi terkini dilaporkan stabil namun masih dalam perawatan intensif.
Menurut dokter jaga, korban mengalami luka robek di kepala belakang dan harus menjalani observasi. Belum bisa dimintai keterangan.
Respon Polisi
Kepala Polsek Tambora AKP Sutrisno mengapresiasi langkah warga. "Kami akan usut tuntas. Terima kasih warga percayakan penanganan kepada polisi," tegasnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat juga turut memberikan atensi. "Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku kekerasan jalanan," tegasnya.
Polisi berjanji memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk identifikasi pelaku. Patroli di Jalan Tambak juga diperketat.
UPDATE: Situasi terkini di Jalan Tambak dilaporkan aman. Arus lalu lintas kembali normal. Personil polisi bersiaga untuk antisipasi gangguan.
Pernyataan Warga
Ibu Rina, warga setempat, mengaku lega. "Kami hanya ingin hidup tenang. Semoga pelaku cepat ditangkap," ucapnya.
Warga lainnya, Andi (30), berharap polisi tidak tebang pilih. "Kami ingin keadilan, bukan kekacauan," tegasnya.
Pantauan Beritatercepat, tidak ada lagi kerumunan massa. Aktifitas warga berjalan seperti biasa. Tokoh masyarakat terus bersiaga kondusifitas.
Himbauan
Polisi menghimbau warga tidak menyebarkan berita bohong. "Kami minta masyarakat menahan diri. Jangan mudah terprovokasi informasi yang belum jelas," kata AKP Sutrisno.
Kesepakatan damai ini jadi bukti kedewasaan warga Jalan Tambak merespon konflik tanpa kekerasan. (KONFIRMASI: Beritatercepat)
Comments (0)