BARROW-IN-FURNESS, Beritatercepat.com — Pemerintah daerah di wilayah barat laut Inggris secara resmi membuka pencarian kandidat unik yang tidak hanya akan bertugas mengelola sebuah kedai bersejarah, tetapi juga akan dimahkotai secara tradisi sebagai "Raja Pulau Piel" (King of Piel). Lowongan kerja langka ini menawarkan kesempatan emas untuk memimpin sebuah pulau terpencil seluas 50 ekar (sekitar 20 hektar) yang terletak di lepas pantai Cumbria, dekat kawasan Barrow-in-Furness.
Pulau Piel memiliki daya tarik sejarah yang sangat tinggi meskipun ukurannya tergolong mungil. Di atas daratan ini berdiri kokoh sebuah benteng abad ke-14 yang dibangun untuk menghalau serangan penjarah asal Skotlandia, serta kedai minum legendaris bernama Ship Inn yang telah beroperasi selama lebih dari 300 tahun. Sosok yang terpilih nantinya akan memegang lisensi operasional kedai sekaligus menjadi penguasa simbolis pulau tersebut selama masa sewa 10 tahun.
Kronologi Penunjukan dan Tradisi Unik Mahkota Piel
Proses pencarian pengelola baru ini dilakukan setelah pengelola sementara mengakhiri masa tugasnya pasca-pandemi. Berikut adalah urutan kejadian serta tahapan penunjukan pengelola sekaligus "Raja" baru Pulau Piel:
- Juli 2021 — Operasional Sementara Pasca-Pandemi: Kedai Ship Inn dibuka kembali di bawah pengelolaan sementara oleh Piel Island Pub Company setelah pelonggaran pembatasan Covid-19 di Inggris untuk menyambut wisatawan musim panas.
- Desember 2021 — Pengumuman Resmi Dewan Kota: Komite Peninjau dan Pengawasan Dewan Kota Barrow (Barrow Borough Council) mengumumkan rencana pencarian pengelola permanen dengan kontrak sewa jangka panjang berdurasi 10 tahun.
- April 2022 — Target Penempatan dan Penobatan: Pengelola baru diharapkan sudah siap bertugas penuh sebelum musim liburan dimulai, sekaligus menjalani prosesi ritual penobatan tradisional sebagai Raja Piel yang baru.
Tradisi penobatan "Raja Pulau Piel" bukanlah sekadar gelar formalitas biasa. Dalam ritual kuno yang unik, sosok yang terpilih akan didudukkan di atas kursi kayu tua, memegang pedang kuno, mengenakan helm baja, dan menyiramkan ember berisi bir ke atas kepalanya sebagai simbol pengukuhan hak kekuasaan atas pulau tersebut.
"Menjadi pengelola Ship Inn di Pulau Piel bukan sekadar menjalankan bisnis kedai biasa. Ini adalah peran penjaga warisan sejarah, pemimpin komunitas kecil, dan simbol tradisi tempatan yang telah bertahan selama ratusan tahun," ungkap pernyataan resmi dari Komite Dewan Kota Barrow.
Tantangan dan Syarat Menjadi Penguasa Pulau Piel
Meski terdengar penuh romansa dan keunikan, hidup dan bekerja di Pulau Piel membutuhkan ketahanan fisik serta mental yang luar biasa. Pulau ini sangat tergantung pada cuaca ekstrem Laut Irlandia dan pasang surut air laut. Akses menuju daratan utama hanya dapat ditempuh dengan perahu penyeberangan kecil atau berjalan kaki menyeberangi jalur lumpur saat air laut benar-benar surut.
Pemerintah daerah menetapkan beberapa kriteria utama bagi para pelamar yang berminat mengisi posisi ini:
- Manajemen Kuliner dan Minuman: Mampu mengelola Ship Inn yang menyajikan ale tradisional dari penyulingan lokal serta hidangan berkualitas bagi para pelancong.
- Konservasi Lingkungan: Wajib menjaga kelestarian alam pulau seluas 20 hektar tersebut beserta ekosistem satwa liar seperti anjing laut yang kerap singgah.
- Ketahanan Isolasi: Siap menghadapi masa-masa sepi ketika cuaca buruk melanda dan pulau terisolasi total dari daratan utama Inggris.
- Kemitraan Komunitas: Mampu membangun hubungan baik dengan para nelayan lokal, wisatawan, serta badan pelestari sejarah Inggris.
Dewan Kota Barrow berharap proses seleksi ini dapat menarik minat kandidat dari berbagai daerah yang siap mendedikasikan hidupnya menjaga salah satu ikon sejarah paling unik di Britania Raya.
Comments (0)