Sep 18, 2026
Nasional

Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Milik Koalisi Arab Saudi

SANA'A — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Houthi di Yaman merilis rekaman video yang memperlihatkan klaim penembakan jat

Houthi Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Milik Koalisi Arab Saudi

SANA'A — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Houthi di Yaman merilis rekaman video yang memperlihatkan klaim penembakan jatuh jet tempur F-15 milik Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi. Insiden pencegatan pesawat tempur canggih buatan Amerika Serikat tersebut dilaporkan terjadi saat armada koalisi melancarkan operasi udara di wilayah perbatasan Yaman.

Berdasarkan rekaman video berdurasi singkat yang disiarkan melalui kanal media resmi militer Houthi, sistem pertahanan udara darat-ke-udara (surface-to-air missile/SAM) milik milisi Yaman terlihat berhasil membidik dan meluncurkan proyektil berkecepatan tinggi ke arah target udara sebelum terjadi ledakan di langit malam.

Kronologi Detik-Detik Penembakan di Wilayah Udara Yaman

Juru bicara militer kelompok Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, menyatakan bahwa operasi pertahanan udara tersebut dilakukan secara presisi dengan menggunakan sistem rudal baru yang belum diumumkan ke publik secara luas. Pihaknya mengklaim jet tempur F-15 tersebut tengah melakukan misi agresi sebelum berhasil dilumpuhkan.

"Pertahanan udara kami berhasil mencegat dan menjatuhkan pesawat tempur F-15 milik koalisi agresor saat melakukan misi permusuhan di wilayah udara negara kami. Kami menegaskan wilayah udara Yaman bukan tempat aman bagi musuh," ujar Yahya Saree dalam pernyataan resminya.

Berikut adalah rincian kronologis peristiwa penembakan yang dirilis oleh pihak pemberontak Houthi:

  1. Deteksi Radar: Sistem radar darat Houthi mendeteksi pergerakan formasi pesawat tempur koalisi yang melintas di ketinggian operasional perbatasan.
  2. Penguncian Target: Unit pertahanan udara melakukan pelacakan termal inframerah dan mengunci koordinat jet tempur F-15.
  3. Peluncuran Rudal: Rudal darat-ke-udara ditembakkan secara vertikal dan berhasil menghantam bagian mesin pesawat di udara.
  4. Evakuasi Pilot: Belum ada konfirmasi resmi mengenai nasib pilot dan kopilot yang mengawaki armada tempur tersebut.

Tanggapan Koalisi dan Implikasi Keamanan Regional

Pihak Koalisi pimpinan Arab Saudi hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi secara detail mengenai jatuhnya armada F-15 mereka, kendati sebelumnya mereka mengakui adanya eskalasi serangan rudal dan drone Houthi yang meningkat tajam di wilayah perbatasan selatan kerajaan.

Insiden penembakan ini menyoroti sejumlah poin penting mengenai perkembangan dinamika militer di Yaman:

  • Peningkatan Kapabilitas SAM: Kemampuan pertahanan udara Houthi dinilai semakin canggih, mematahkan dominasi superioritas udara penuh koalisi.
  • Kerentanan Armada Modern: Jet tempur generasi keempat seperti F-15 terbukti tetap rentan terhadap jebakan rudal modifikasi berbasis darat.
  • Potensi Eskalasi Balasan: Serangan ini diprediksi akan memicu gelombang serangan udara balasan dari koalisi ke basis-basis peluncuran rudal Houthi.

Pengamat militer internasional menilai perkembangan ini dapat memperumit upaya gencatan senjata permanen di Yaman serta meningkatkan ketegangan regional yang berdampak langsung terhadap stabilitas rute navigasi dan pelayaran strategis di sekitar Laut Merah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User